Foto: Indah/Radar Depok Edah Jubaedah Kepala SDN Mekarsari 2
yamaha-nmax

 

Edah Jubaedah. Kepala SDN Mekarsari 2. Foto: Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Setelah membangun musala hasil swadaya masyarakat, SDN Mekarsari 2 yang beralamat di Komplek Asuransi Jasindo, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, berencana menambah sarana dan prasarana (sarpras) lain, seperti perpustakaan, wc, dan ruang kelas baru (RKB).

Kepala SDN Mekarsari 2, Edah Jubaedah, mengaku bahwa dirinya telah memasukkan proposal anggaran pembangunan sarpras tambahan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Namun hingga kini belum ada hasil.

“Sudah memasukkan proposal ke pemerintah, tapi belum ada jawaban. Kita baru memasukkan proposal sampai tahap Disdik,” kata Edah kepada Radar Depok.

Seakan tak jenuh, berulang kali pihak SDN Mekarsari 2 mengajukan usulan pembangunan ke berbagai pihak. Selain ke Disdik, pihak sekolah juga mengusulkan pembangunan RKB melalui Musyawarah Rencana dan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan.

“Saya nggak bosan-bosan ngajuin anggaran ke Musrenbang atau Disdik. Siapa tahu ada sedikit rejeki untuk kami agar RKB dan perpustakaan dapat dibangun. Sebentar lagi kita juga ajukan ke UPT (Unit Pelaksana Teknis),” kata Edah.

Namun, katanya, pihak sekolah agak memaklumi yang sampai saat ini pemerintah belum merespon pengajuan pembangunan sarpras untuk SDN Meraksari 2.

“Mungkin masih banyak sekolah yang membutuhkan anggaran pembangunan,” ujarnya.

Usulan penambahan RKB demi proses belajar mengajar lebih efektif. Agar semua siswa dapat masuk pada pagi hari.

“Sekarang masih ada yang siang. Kalau belajar siang anak-anak itu malas dan ngantuk. Saya berharap bisa masuk pagi semua,” katanya.

Jika tahun ajaran baru 2017-2018 RKB belum bisa ditambah, maka dengan terpaksa pihak sekolah akan mengurangi jumlah kuota penerimaan siswa baru yang biasanya tiga kelas menjadi dua kelas. “Supaya kegiatan belajar lebih efektif,” kata Edah. (cr1)