Foto: Disky/Radar Depok NGUBEK SITU : Satgas banjir tengah membersihkan Situ Pangarengan dari tanaman yang menghiasi Situ Pangarengan Kecamatan Cimanggis, beberapa waktu lalu.

 

NGUBEK SITU : Satgas banjir tengah membersihkan Situ Pangarengan dari tanaman yang menghiasi Situ Pangarengan Kecamatan Cimanggis, beberapa waktu lalu. Foto: Disky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Sepertinya,  perumahan Bukit Cengkeh I dan II, serta Perumahan Taman Duta Kecamatan Cimanggis masih tetap banjir tahun ini. Keladinya, pembangunan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) belum beres dikerjakan. Alhasil, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok, mesti menunda pembuatan sodetan seluas 1,5 kilometer (KM), di Situ Pangarengan menuju Kali Sugutamu.

Kepala DPUPR Kota Depok, Manto Jorgi mengatakan, persitiwa banjir yang kerap melanda Perumahan Bukit Cengkeh I dan II, serta Perumahan Taman Duta Kecamatan Cimanggis.

Diakibatkan  karena luapan air Kali Laya. Menurutnya, banyaknya sampah dan tingginya volume air dari Situ Pangarengan membuat kali tersebut tidak dapat menampung air, sehingga meluap dan menggenangi tiga perumahan tersebut.

“Guna menghindari banjir, kami telah menemukan solusi dengan membuat sodetan sepanjang 1,5 Km didekat Situ Pangarengan,” kata Manto kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Manto menjelaskan, sodetan tersebut guna mengaliri air dari Situ Pangarengan menuju Kali Sugutamu. Dengan dibuatnya sodetan dapat mengontrol volume air Kali Laya tidak meluap ketiga perumahan yang menjadi langganan banjir. Namun, rencana pembuatan sodetan harus tertunda dengan adanya pembangunan Tol Cijago, karena pembangunan sodetan tidak jauh dari Tol Cijago.

Manto mengungkapkan, pembuatan sodetan akan dilaksanakan setelah pembangunan Tol Cijago selesai dikerjakan. Dia memperkirakan, pembangunan Tol Cijago Jalan Juanda akan selesai pada tahun ini. Setelah Tol Cigajo selesai dibangun, dia bersama pihak tol Cijago akan bekerjasama dalam membuat sodetan di Situ Pangarengan.

“Kami berharap, pengerjaan Tol Cijago rampung dikerjakan tahun ini, sehingga kami dapat bergerak cepat membangun sodetan,” terang Manto.

Guna mengantisipasi banjir, saat ini rutin melaksanakan pembersihan sampah menghindari terjadinya pendangkalan Kali Laya. Apalagi, kawasan Perumahan Bukit Cengkeh dan Taman Duta berada dibawah cekungan Kali Laya, sehingga luapan air Kali Laya akan turun kebawah menggenangi perumahan tersebut.

Salah seorang warga Perumahan Taman Duta, Warisman mengatakan, setiap musim penghujan rumahnya menjadi daerah langganan banjir.

Dia memastikan, apabila intensitas hujan tinggi selama sehari Permuahan Taman Duta akan digenangi air. Untuk itu, dia berusaha mengamankan sejumlah barang guna elektronik guna tidak rusak akibat banjir.

“Kami berharap, Pemkot Depok dapat mencari solusi terbaik sehingga kami tidak menjadi korban banjir musiman,” ucap Warisman. (dic)