Foto: Ade/Radar Depok KOORDINASI: Panitia Kelurahan Layak Anak Kelurahan Sukamaju, usai rapat pembentukan panitia.

 

KOORDINASI: Panitia Kelurahan Layak Anak Kelurahan Sukamaju, usai rapat pembentukan panitia. Foto: Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Satu dari tiga program unggulan Kota Depok di bawah Mohammad Idris dan Pradi Supriatna adalah Familiy Resilience City (Kota Ketahanan Keluarga) yang di dalamnya terkandung Depok merupakan Kota Layak Anak (KLA).

Sebagai perwujudan dari program tersebut, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, membentuk panitia KLA. Hal ini bertujuan agar perwujudan KLA dapat terukur perkembangannya.

“Dengan membentuk Kelurahan Layak Anak, program Walikota tentang Kota Layak Anak dapat menjadi nyata,” kata Lurah Sukamaju, Sumarna, saat rapat pembentukan panitia KLA di aula kelurahan, kemarin.

Pembentukan panitia yang melibatkan PKK kelurahan dan karang taruna tersebut mempercayai Ketua RW22, Kusmawan, sebagai Ketua KLA.

Kusmawan mengatakan dirinya akan memaksimalkan Kelurahan Sukamaju sebagai KLA dengan memaksimalkan setiap RT dan RW.

“Se-Kecamatan Cilodong, Sukamaju memiliki RT dan RW yang paling banyak, yakni 29 RW dengan 164 RT. Diusahakan bagaimana setiap RT dan RW dapat maksimal,” katanya.

Kedepan, lanjut Kusmawan, Sukamaju semakin kondusif dan KLA merupakan program wajib yang harus dijalankan dan disosialisasikan ke setiap RT dan RW.

“Salah satu perwujudan dari Kota Layak Anak adalah bagaimana anak-anak terlindungi dari berbagai ancaman, bagaimana anak-anak sehat dan cerdas itu yang menjadi perhatian khusus bagi panitia,” kata Kusmawan. (ade)