Foto: Ist/Radar Depok BERIKAN PEMAHAMAN: Satpol PP Kota Depok menyosialisasikan Perda Nomor 16 Tahun 2013 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum kepada warga Kelurahan Sukmajaya.

 

BERIKAN PEMAHAMAN: Satpol PP Kota Depok menyosialisasikan Perda Nomor 16 Tahun 2013 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum kepada warga Kelurahan Sukmajaya. Foto: Ist/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2013 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. Kali ini kepada warga Kelurahan Sukmajaya.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan (Kabid Gaktur) Satpol PP, Yamrin Madina, menilai, sejauh ini masyarakat belum memahami secara utuh tentang ketertiban. Seperti halnya merokok di tempat yang menjadi kawasan tanpa rokok (KTR).

“Dari situ saja bisa dilihat kalau masyarakat kita ini belum benar-benar menyadari aturan. Maka tugas kami, Satpol PP, untuk memberikan pemahaman itu,” kata Yamrin.

Contoh lainnya, kata Yamrin, banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar. Banyak masyarakat yang membangun di garis sempadan jalan atau sungai.

“Padahal kan trotoar berfungsi untuk pejalan kaki. Kadang saya sendiri nggak habis pikir, heran, kenapa (trotoar) bisa jadi tempat berjualan,” kata  Yamrin.

Melalui masyarakat Kelurahan Sukmajaya, Yamrin ingin pembinaan dan pengawasan ketertiban umum dipahami secara utuh.

“Perda ini akan terus kita sosialisasikan ke masyarakat. Untuk itu perlu dukungan dari aparatur tingkat kelurahan,” katanya.

Di bagian lain, Lurah Sukmajaya, Achmad Munandar, mengajak warga mengimplementasikan perda yang disampaikan Satpol PP.

“RT-RW kiranya menerapkan perda ini di lingkungan. Dimulai dari bawah. Karena ini menyangkut peraturan. Kalau masyarakat tertib dan disiplin, lingkungan akan baik pula,” kata Amund-sapaannya.

Sosialisasi yang disampaikan Satpol PP kiranya jangan hanya dijadikan berita. Tapi untuk diterapkan. “Ya intinya masyarakat agar tertib hukum. Aturan jangan dilanggar,” katanya.

Sosialisasi dihadiri Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), unsur Polresta Depok, pengurus LPM Kelurahan Sukmajaya, RW, RT dan PKK. (ram)