Foto: Koni Depok For Radar Depok PERTANYAKAN HASIL LAB: Zainal, binaragawan Kota Depok mewakili Jabar meraih medali Perak pada PON XIX Jabar 2016. Saat ini ia masih menunggu hasil lab dari PB PON yang menyatakan dirinya tersangkut doping.
yamaha-nmax

 

PERTANYAKAN HASIL LAB: Zainal, binaragawan Kota Depok mewakili Jabar meraih medali Perak pada PON XIX Jabar 2016. Saat ini ia masih menunggu hasil lab dari PB PON yang menyatakan dirinya tersangkut doping. Foto: Koni Depok For Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan selaku Ketua PB PON XIX Jabar 2016 menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali di ajang nasional, Rabu (8/2). Kota Depok sendiri memiliki 14 atlet penyumbang medali dari sembilan cabang olahraga. Sayangnya, satu atlet binaraga, Zainal tak mendapatkan kadeudeuh, karena masih tersandung kasus dugaan penyalahgunaan doping.

Kepada Radar Depok, Zainal mengaku, hingga saat ini belum menerima surat resmi hasil uji laboratorium dari PB PON. Selain itu, dirinya juga tidak mendapatkan surat undangan penerimaan bonus. Zainal berharap adanya keadilan atas kasus ini.

“Saya tidak diundang karena terbentur kasus doping, saya minta doanya yang terbaik saja dari warga Depok. Sedih sudah pasti, seharusnya saya sedang menikmati hasil jerih payah sewaktu meraih Perak di PON,” ucap Zainal kepada Radar Depok, kemarin.

Baca Juga  Merah Putih Terancam Tidak Bisa Berkibar Lagi di Kancah Olahraga

Zainal merasa, telah menjadi korban oknum. Namun, ia enggan menjelaskan secara rinci oknum yang dimaksud.

“Secara logika pemeriksaan lab apapun hasilnya pasti diberikan kepada yang bersangkutan, tetapi sampai hari ini belum ada, ini pelanggran, karena tidak ada bukti akurat yang sampai ke tangan saya,” kata Zainal.

Zainal menyebutkan, guna pemeriksaan hasil lab pada 30 Januari dibawa ke Newdelhi India. “Saya minta warga Depok tidak mengambil kesimpulan begitu saja, karena hasil belum jelas terbukti,” harap Zainal.

Terpisah, salah satu atlet terjun payung Kota Depok, Yeni Dwi Hermilah semringah karena menerima bonus. Yeni meraih emas di Tim Jabar dan perunggu pada kategori perorangan putri.

Baca Juga  14 Atlet PON-Peparnas Positif Doping

“Penyerahan bonus hanya simbolis, dan tidak bisa diwakilkan, nantinya di transfer. Banyak sekali atlet yang kumpul, bukan hanya peraih medali saja,” tutur Yeni kepada Radar Depok.

Total bonus yang di terima para atlet untuk beregu dan mendapatkan medali emas mendapatkan uang Rp450 juta, medali emas perorangan diganjar Rp275 juta, medali perak Rp80 juta, dan perunggu Rp40 juta.(dia)