MENCOBA: Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi membuka Kejuaraan Menembak Kostrad kategori eksekutif pistol, di Lapangan Prakasa Shooting Club Divif 1/Kostrad Cilodong, Sabtu (18/3). Foto:Ahmad Fachry/Radar Depok
yamaha-nmax
MENCOBA: Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi membuka Kejuaraan Menembak Kostrad kategori eksekutif pistol, di Lapangan Prakasa Shooting Club Divif 1/Kostrad Cilodong, Sabtu (18/3).  Foto:Ahmad Fachry/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM , CILODONG – Dor.. dor.. dor.. Dentuman tembakan terdengar keras dari Lapangan Tembak Markas Divisi I/Kostrad Cilodong, Sabtu (18/3).

185 penembak dari kalangan TNI, Polri serta berbagai klub di Tanah Air mengikuti Lomba Menembak International Practical Shooting Confederation (IPSC) Level II yang digelar Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Kostrad).

Lomba menembak IPSC Level II digelar dalam rangka menyambut HUT Kostrad ke-56. Lomba terbagi dalam berbagai kategori, mulai dari eksekutif pistol, presisi pistol, reaksi pistol dan presisi senapan. Lomba tersebut memperebutkan hadiah total jutaan rupiah.

“Saya mengingatkan agar semua berhati-hati,” kata Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi, dalam pidato pembukaan.

Baca Juga  Kota Depok dalam Pengawasan Tim Satu Jawa Barat

Edy mengatakan, selain bertujuan menjalin silaturahmi di kalangan anggota TNI dan Polri, ajang lomba sekaligus sarana dalam melakukan evaluasi para atlet menembak dalam negeri.

“Lomba ini menampilkan beberapa materi yang terdiri dari kategori pistol dan senjata laras panjang. Kita juga akan mengevaluasi atlet-atlet tembak kita. Kedepan, mudah-mudahan kita bisa membuat atlet-atlet tembak kita bisa berjaya di Asia maupun kancah internasional,” kata Edy.

Terkait HUT Kostrad ke-56, Edy ingin kesatuannya bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, juga menjadi salah satu tugas dari para prajurit Kostrad.

“Dengan adanya lomba ini kita manfaatkan juga sebagai sarana untuk melakukan evaluasi para atlet,” kata Edy. (ina)

Baca Juga  Pradi Borong Kangkung Petani Grogol