28 Mobil Mewah Bos Pandawa Disita
yamaha-nmax
MOBIL MEWAH : Deretan Mobil dan tersangka penipuan dan penggelapan investasi bodong Pandawa Group, Salman Nuryanto CS disita Polda Metro Jaya.

RADAR DEPOK.COM – Sejumlah mobil mewah milik tersangka dugaan penipuan dan penggelapan investasi bodong Pandawa Group, Salman Nuryanto disita Polda Metro Jaya, Kamis (9/3). Diketahui ada 28 mobil dan 20 motor berbagai jenis. Mulai dari Toyota Alphard, BMW M240i, hingga Mazda MX-5 Miata 2016.

Tidak hanya itu, kendaraan roda dua yang disita sebagian berharga mahal. Seperti Kawasaki Versys 1000, dan Harley-Davidson Sportster 1200 custom, hingga Piaggio S150. Bahkan ada mata uang asing yang turut diamankan, yakni dari Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi.

“Ada juga emas batangan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, kemarin (9/3).

Selain itu, polisi juga membekukan sejumlah aset tidak bergerak milik Nuryanto dan tersangka lainnya. Ada 12 sertifikat hak milik dengan berbagai ukuran, enam bangunan, dan 10 bidang tanah. Mayoritas aset dimiliki keluarga Nuryanto dan berlokasi di Indramayu. “Perlu kami cek (aset, Red) fisik dan periksa, apakah di luar Jawa ada juga. Tentunya kami amankan,” terang Argo.

Baca Juga  Sejak Kamis Kantor Pandawa Tutup

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Wahyu Hadiningrat menambahkan, untuk mobil paling kecil nilainya Toyota Avanza. Mobil-mobil mewah itu berjejer di halaman Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Mobil-mobil mewah itu senilai lima ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Disita juga puluhan unit sepada motor dari Nuryanto cs. Kendaraan tersebut menjadi barang bukti atas dugaan penipuan dan penggelapan investasi bodong Pandawa Group,” ucapnya.

Sejumlah sertifikat hingga bidang tanah dan rumah juga disita polisi di beberapa lokasi. Polisi masih menelusuri aset Nuryanto cs lainnya. “Total aset yang disita senilai Rp1,5 triliun dan akan terus dicari lagi yang lainnya,” tutur Wahyu.

Dumeri alias Nuryanto memiliki sejumlah aset yang diduga dari hasil penipuan dan penggelapan investasi fiktif Pandawa Group. Selain mobil mewah, Nuryanto juga hobi mengoleksi motor sport.

Baca Juga  Curhat Pemudik yang Habiskan Rp 20 Juta Selama Seminggu Pulang Kampung

“Salah satunya adalah motor sport Kawasaki Versys 1.000 CC yang harganya sekitar Rp350 jutaan. Selain itu, Nuryanto juga memiliki motor gede Harley Davidson tipe sportster seharga Rp400 jutaan,” paparnya.

Polisi juga menyita tiga unit motor Kawasaki Ninja lainnya, di antaranya Ninja Super Kips yang harganya di atas Rp29 juta.

Wahyu memastikan uang investasi Pandawa Group yang didirikan Salman Nuryanto akan kembali kepada pemiliknya. Namun, pengembalian uang tersebut harus melalui mekanisme hukum dulu. “Sejauh yang terkumpul pasti kembali sesuai mekanisme yang tadi disebutkan,” kata dia.

Namun, Wahyu tidak dapat memastikan berapa persen uang investasi tersebut dapat kembali kepada korban, karena mengingat jumlahnya yang mencapai Rp1,52 triliun. “Berapa persen bukan kami yang menentukan, nanti pengadilan,” tambah dia.

Baca Juga  Nasabah Kalut

Menurutnya, mereka sekarang terus menyusun berkas-berkas untuk diserahkan kepada kejaksaan. “Sekarang kami koordinasi dengan itu. Kita lihat berapa banyak saksinya. Ini kan masih berjalan. Poskonya juga masih jalan. Orang juga masih laporan. Nanti kita lihat korban banyak di mana (untuk serahkan berkas ke mana),” kata Wahyu.

Sementara itu, Kasubdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sandi mengatakan, motor-motor tersebut disita dari Nuryanto dan keluarganya.

“Yang motor Ninja Versys itu masih baru, belum pernah dia pakai. Dia taruh motornya itu di Indramayu,” kata Sandi.

Barang bukti tersebut kini diamankan polisi. Polisi saat ini masih terus melacak aset-aset Nuryanto Cs lainnya. “Kemungkinan masih ada aset lainnya,” pungkas Sandi. (gun/net/elf/dtc/jpg)