RADAR DEPOK.COM  Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dibuat jengkel. Saking kesalnya, ia menyebut jika hal tersebut menjadi kado pahit buatnya di HUT Kota Depok ke-18. Musababnya, akun media sosial Facebook (FB) miliknya dibajak oknum nakal.

Yang jadi persoalan, dari akun tersebut, namanya  menjadi tercoreng. Sebab ia dipakai seseorang guna melakukan tindak pemerasan.

“Akun saya dibajak orang,” ungkap Pradi kepada Radar Depok, tadi malam.

Ia menjelaskan, akun bernama Pradi Supriatna itu (mengaku sebagai Pradi) menjebak sejumlah teman-temkannya untuk mengirimkan pulsa. Nilainya Rp100 ribu. Pesan dikirim lewat aplikasi massage FB.

Ada dua nomor yang dituju, yakni 082166586170 dan 082115190280. Padahal jelas-jelas, nomor tersebut bukan milik pria yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini.

“Saya baru tahu sore ini, setelah ada beberapa teman yang melapor. Bahkan ada yang sudah sampai mengirimkan pulsa,” papar dia.

Ia menjelaskan, akun tersebut sudah seminggu ini tidak bisa dibuka. Dan baru diketahui dibajak orang setelah muncul broadcast meminta pulsa tersebut. “Seminggu tidak bisa dibuka. Dimasuki password tak mau masuk,” beber dia.

Atas insiden ini, dirinya mengaku dirugikan. Karenanya, ia meminta kepada jajaran kepolisian bisa mengungkap kasus ini. Sebab jelas, ini merupakan bentuk tindak kriminal. Melanggar UU ITE.

“Rekan-rekan LPM, kader Gerindra, adik, sampai istri saja juga diminta. Parah kan. Ini menjadiah hadiah yang tidak indah (HUT Depok) buat saya,” pungkasnya. (jun)