RADAR DEPOK.COM  Sampai kini, Depok dinilai masih minim ketersediaan Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri dan Mardrsah Aliyah (MA) Negeri, yang merata di setiap kecamatan.

“Perlu dan harus terbangun (MTSN dan MAN) di Kota Depok. Sehingga visi kota ini yang religius tidak hanya slogan saja,” tegas Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah kepada Radar Depok, kemarin.

Ia pun merasan heran bila Kota Depok memiliki visi religius yang mengedapkan unsur agamis di masyarakat. Namun dalam membangun satu MTSN dan satu MAN saja, selama ini belum terealisasi. “Maka dari itu kami (Fraksi PPP) akan mendorong dulu,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Depok, Supriatni mengatakan bahwa Depok telah memiliki satu MTS Negeri di Kelurahan Kalimulya, Cilodong. Namun, MTS Negeri itu sudah sangat lama

“Kalau MA Negeri Depok belum punya,” kata Supriatni.

Kebutuhan MTS Negeri dan MA Negeri di Kota Depok, kata dia, sangat perlu untuk memenuhi daya tampung siswa yang tiap tahun ajaran baru di tiap sekolah negeri. “Sekolah negeri di kota ini, orangtua siswa memburu untuk memasukan anaknya,” bebernya.

Tidak hanya itu saja, wakil rakyat dari Pancoranmas itu berujar, bila terealisasi MTS Negeri dan MA Negeri, merupakan bentuk mewujudkan visi dan misi Depok. “Sangat elok sekali suatu kota yang memiliki visi dan misi itu jika lembaga pendidikan banyak yang negeri,” katanya.

Dirinya tak menampik bila pendidikan negeri umum dan pendidikan negeri agama (madratsah) di Depok, jimplang sekali perbedaannya. Unggul pendidikan umum.

“Miris rasanya Kota Depok yang selalu disuarakan kota yang religius namun MTS Negeri, hanya satu dan MAN belum punya. Jadi dalam hal ini saya berpendapat bahwa Depok harus membangun MTS Negeri dan MA Negeri demi merealisasikan visi dan misi kota depok sebagai kota yang religius,” tandasnya. (irw)