HASIL DIBEGAL : Taufik Subur (35), warga Sukmajaya jatuh dari sepeda motor Honda B 3966 EGA, setelah dibacok menggunakan beda tajam di Jalan Juanda. Foto:Fahmi/Radar Depok
HASIL DIBEGAL : Taufik Subur (35), warga Sukmajaya jatuh dari sepeda motor Honda B 3966 EGA, setelah dibacok menggunakan beda tajam di Jalan Juanda. Foto:Fahmi/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM -Begal di Depok kembali timbul. Rabu (26/4) 02:30 dinihari,  Taufik Subur (35), warga Sukmajaya jatuh dari sepeda motor Honda B 3966 EGA, setelah dibacok menggunakan beda tajam di Jalan Juanda. Alhasil, pelaku yang berjumlah enam orang berhasil merampas sepeda motor Taufik.

Kejadian tersebut bermula, pelaku memepet korban yang melintas di Jalan Juanda. Saat di dekat putaran menuju ke Jalan Keadilan Ujung, salah seorang pelaku melukai Taufik dengan membacok pinggang belakang sebelah kirinya, dengan senjata tajam.

Karenanya Taufik terkapar di sisi jalan dengan bersimbah darah. Kawanan begal lalu merampas motor Taufik dan membiarkan Taufik yang terluka di jalanan. Akhirnya, mereka melarikan diri ke arah Jalan Raya Bogor.

Saksi mata dilokasi selepas kejadian, Indra Irianto mengatakan, Taufik korban begal yang bersimbah darah di Jalan Juanda, kemudian dilarikan ke RS Sentra Medika untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Luka dan berdarah terus, di bagian pinggang belakangnya. Selain itu, sikut kirinya juga luka sobek,” katanya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menimpali hal tersebut, Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menyebutkan, sedang ditangani penyidikan untuk mengidentifikasi pelaku begal, termasuk meminta keterangan korban dan para saksi mata, serta melakukan olah TKP. “Semuanya masih dalam proses penyidkan petugas. Kami semaksimal mungkin ungkap ini,” katanya.

Dari informasi dan penyelidikan sementara, diketahui para pelaku berjumlah sekitar 6 orang. Mereka mengendarai 3 sepeda motor dan membawa senjata tajam.

Ke depan, sambung Teguh, pihaknya akan lebih mengintensifkan patroli di Jalan JuandaDepok, yang memang merupakan salah satu lokasi rawan tindak pidana kejahatan di Kota Depok.(hmi)