MEMBAGIKAN : Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida saat membagikan goodie bag kepada siswa yang mengikuti program Gemarikan. Foto: Febrina/Radar Depok
MEMBAGIKAN : Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida saat membagikan goodie bag kepada siswa yang mengikuti program Gemarikan. Foto: Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Tingkat konsumsi ikan di Kota Depok terus digalakkan, supaya semakin meningkat angka konsumsinya. Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) diharapkan menjadi cara jitu bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok agar konsumsi ikan jadi prioritas bagi warga Kota Depok.

“Kami akan ubah mindset masyarakat agar ikan dapat diminati dan digemari sebagai lauk dimenu makan. Kami akan terus sosialisasikan secara masif bahwa ikan, pamornya tidak kalah dengan daging,” tutur Kepala DKPPP Kota Depok, Nunu Heriyana kepada Radar Depok.

Nunu mengatakan, banyak keunggulan yang dapat diperoleh jika masyarakat mengonsumsi ikan. Selain harganya yang murah dan stabil, budidaya ikan juga lebih mudah.

Dengan begitu, masyarakat tidak dipusingkan dengan ketergantungan dari produk luar daerah.

“Dengan budidaya sendiri, masyarakat tidak usah tergantung dengan pasokan dari luar daerah. Sebab, kita sendiri bisa menciptakan peluang, selain untuk dimakan sendiri. Budidaya ikan dapat menghasilkan pundi rupiah dan menambah pemasukan,” tambahnya.

Kampanye makan ikan sebagai pengganti daging sapi perlu terus dilakukan melalui berbagai forum atau pertemuan warga.

Dikatakannya, Kota Depok juga tidak akan mengalami kekurangan persediaan ikan air tawar maupun laut. Sebab, jika persediaan ikan tidak mencukupi, langsung ditutup dengan pasokan dari luar daerah

“Mudah-mudahan melalui upaya yang dilakukan DKPPP bersama pihak terkait, mampu meningkatkan geliat masyarakat untuk mengonsumsi ikan. Saat ini konsumsi ikan di Kota Depok 25-26 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan untuk angka konsumsi ikan tingkat nasional adalah 37 kilogram per kapita per tahun,” pungkasnya.(ina)