BAWA NAMA BAIK: Dua anggota Depok Climbing Club (DCC) mewakili Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam perlombaan panjat tebing tingkat nasional.
BAWA NAMA BAIK: Dua anggota Depok Climbing Club (DCC) mewakili Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam perlombaan panjat tebing tingkat nasional.

BELUM lama ini, dua anggota Depok Climbing CLub (DCC) berlaga di pentas nasional. Hasilnya pun memuaskan. Mereka merengkuh juara harapan I. Diharapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memperhatikan.

Laporan: Muhammad Irwan Supriyadi /Radar Depok

Komunitas pecinta olahraga ekstrim panjat tebing yang tergabung dalam DCC, sudah mulai menunjukan aktifitasnya di masyarakat. Dari puluhan anggotanya, terdiri dari berbagai usia belasan tahun hingga puluhan.

Padahal DCC ini baru dibentuk di tahun 2016 lalu yang diketuai, Muhammad Romadon. “Tepatnya kami bentuk DCC pda 28 April tahun lalu,” kata Romadon.

Madon-pangilannya-mengatakan bahwa sudah banyak anggota dan mengadakan beberapa kegiatan sosial. Salah satu diadakan kegitan,  tujuanya adalah memperkuat kekompakan dan eksitensi DCC dapat diketahui oleh masyarakat Kota Depok.

“Terus berbuat untuk kota ini, dengan karya dan giat kami,” ungkapnya.

Dia memberitahukan, belum lama ini dua anggota yang masih usia belasan tahun mendapatkan kesempatan untuk berlaga di nasional yaitu mewakili Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). “Alhamdulilah, dapat juara harapan I, di Vanue Panjat Dinding, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun telah membuat gebrakan yaitu membersihkan Jembatan Panus sebagai peninggalan jajahan Belanda. “Bebersih saja, sekalian menyambut HUT Kota Depok ke-18,” ujarnya.

Salah satu orangtua anggota DCC yang mewakili dalam ajang nasional pajat tebing itu, Andri Nay mengucapkan terimakasih banyak terhadap komunitas ini. Sehingga, anak kandungnya bisa ikut dan mewakili bahkan mengharumkan nama Kota Depok.

“Ini hanya komunitas, tapi bisa berkiprah di nasional. Perlu diapresiasi dari pemkot kegiatan ini,” katanya.

Untuk itu, dia berharap kepengurusan KONI Kota Depok ini bisa memperhatikan altet berbakat di tiap komunitas olahraga yang ada di kota ini.

“Kami sebagai warga cuma berharap kepengurusan KONI Depok, agar cepat selesai dalam urusan internal dan semua pengurus cabang olahraga  dapat berkerja maksimal. Kasihan atlet dan pelatih yang ingin memberikan prestasi untuk Kota Depok kedepan,” tandasnya. (*)