DETEKSI : Kepala BPJS Cabang Depok Nurifansyah menyampaikan sambutan dalam pelaksanaan pemeriksaan IVA/papsmear dan seminar deteksi dini kanker serviks, kemarin. Foto: Fahmi/Radar Depok
DETEKSI : Kepala BPJS Cabang Depok Nurifansyah menyampaikan sambutan dalam pelaksanaan pemeriksaan IVA/papsmear dan seminar deteksi dini kanker serviks, kemarin.  Foto: Fahmi/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM -Memperingati Hari Kartini, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/papsmear serentak di seluruh Indonesia.

OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya Nawacita Presiden Jokowi. Salah satu program yang dilaksanakan adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia selama periode 2015-2019.

Melalui kerjasama dengan OASE Kabinet Kerja dan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan pun siap memberikan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh perempuan usia produktif yang telah menjadi peserta JKN-KIS.

Di Depok, kegiatan pemeriksaan papsmear ini disambut antusias oleh para peserta. Kegiatan yang dilaksanakan di lantai 3 Gedung Farmasi, Balaikota Depok, Jl Raya Margonda, diikuti sekitar 150 orang. Tidak hanya melakukan pemeriksaan IVA/papsmear, para peserta juga mendapatkan materi mengenai deteksi dini kanker serviks.

Pelaksanaan kegiatan deteksi dini melalui IVA/papsmear ini adalah salah satu bentuk program promotif preventif bagi peserta JKN-KIS guna menekan jumlah penderita kanker serviks,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Nurifansyah, kemarin.

Sebagai penyelenggara program JKN-KIS yang lebih dari tiga tahun beroperasi, BPJS Kesehatan siap mengawal dan menyukseskan misi OASE KK dalam meminimalisasi angka penderita kanker serviks di Indonesia. “Program pemeriksaan IVA/papsmear sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 dengan melakukan upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini melalui program promotif preventif yang senantiasa digalakkan BPJS Kesehatan, untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduk Indonesia,” katanya.(hmi)