TABURBUNGA : Forkopimda Kota Depok tengah melakukan tabur bunga disalah satu makam pahlawan di TPU Kalimulya Kecamatan Cilodong, kemarin. Foto: Dicky /Radar Depok.
TABURBUNGA : Forkopimda Kota Depok tengah melakukan tabur bunga disalah satu makam pahlawan di TPU Kalimulya Kecamatan Cilodong, kemarin. Foto: Dicky /Radar Depok.

RADAR DEPOK.COM – Hari ini, Kota Depok genap menginjakkan usia ke- 18. Keberadaan Kota Depok tidak terlepas dari perjuangan pahlawan Kota Depok yang telah memberikan segenap jiwa dan raga guna terlepas dari kukungan penjajah. Tidak ingin melupakan pengorbanan pejuang, seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok melaksanakan upacara peringatan dan tabur bunga di makam Pahlawan TPU Kalimulya Kecamatan Cilodong, kemarin.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalimulya merupakan wujud penghormatan Pemerintah Kota Depok bersama Forkopimda dalam menghargai pejuang sebagai cikal bakal terbentuknya pemerintahan Kota Depok. Ziarah ke Makam Pahlawan merupakan rangkaian dari kegiatan hari jadi Kota Depok ke- 18.

“Kami tidak ingin melupakan sejarah Kota Depok yang telah diperjuangkan pahlawan di Kota Depok,” ujar Idris kepada Radar Depok, kemarin.

Idris menjelaskan, Pemerintah Kota Depok tengah menginventarisi pejuang Kota Depok dan keluarga yang berdomisili di Kota Depok. Idris menambahkan, umumnya pejuang yang dimakamkan di TPU Kalimulya Kecamatan Cilodong, merupakan pejuang yang berasal dari wilayah lain. Namun saat menjelang akhir hayatnya pejuang tersebut dimakamkan di Kota Depok.

Idris mengungkapkan, telah mencari jejak sejarah pejuang Kota Depok dan sejumlah pemakaman pahlawan Depok yang dimakamkan di luar Kota Depok. Namun, banyak keluarga pejuang Depok maupun dari wilayah lain yang tinggal di Kota Depok. Selain itu, guna membantu keluarga pejuang Pemkot Depok hanya dapat membantu keluarga pejuang yang tergabung dalam sebuah organisasi.

“Kami tengah berusaha mencari sejarah catatan para pejuang Kota Depok,” terang Idris.

Sementara itu, Dandim 0508 Depok, Kol Inf Slamet Supriyanto menuturkan, Pemerintah Kota Depok dapat memberikan kontribusi kepada keluarga pejuang Kota Depok. Setidaknya, Pemkot Depok dapat melibatkan keluarga korban setiap kegiatan upacara maupun mengingat sejarah kepahlawanan.

“Dengan melibatkan keluarga pahlawan, setidaknya mereka merasa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Depok,” singkat Slamet. (dic)