SENI DAN AGAMA: Di acara Arba'a Festival 2017 yang diadakan SMAN 4 Depok juga menampilkan Tari Saman yang merupakan tari tradisional dari Aceh. Foto:Pebri / Radar Depok
SENI DAN AGAMA: Di acara Arba’a Festival 2017 yang diadakan SMAN 4 Depok juga menampilkan Tari Saman yang merupakan tari tradisional dari Aceh. Foto:Pebri / Radar Depok

RADAR DEPOK.COM , TAPOS – Ekstrakulikuler (ekskul) Rohis SMAN 4 Depok mengadakan pentas seni Islami, yang bernama Arba’a Festival 2017. Acara yang digelar di halaman sekolah tersebut mengusung tema ‘Jadikan Shalat Sebagai Sarana Meneladani Akhlak Rasulullah SAW’.

Ketua panitia, Muhammad Raihan Fadhilah, mengatakan, kegiatan tersebut sesuai dengan peran dari keberadaan ekskul rohis, yakni untuk menyiarkan agama Islam. Jadi, dengan mengadakan kegiatan tersebut, untuk mempererat ukhuwah antara pelajar muslim di Kota Depok. Karena, tidak hanya sekedar siswa SMAN 4 Depok saja yang hadir, tetapi beberapa siswa dari sekolah lain juga turut hadir.

“Kami ingin meningkatkan apresiasi seni dalam Islam. Jadi, ingin mengajar pelajar muslim di Kota Depok menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan,” ucapnya.

Raihan menuturkan, dalam acara puncak tersebut selain ada pentas seni, juga ada bazzar dan hiburan dari Nasyid Izzatul Islam dan Senada. Sedangkan, untuk yang ceramahnya ada Ust. Riza Muhammad. Bahkan, yang menjadi MC dalam acara tersebut adalah Yoga PNS dan Kudil Teamlo.

“Ada juga penampilan Stand Up Comdy Islami dari Tata Khan. Selain itu ada juga penampilan dari pemenang lomba-lomba sebelumnya, yakni dari lomba Speech Contest dan Nasyid,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 4 Depok, Umar menjelaskan, acara Arba’a Festival 2017, menjadi acara pertama gelaran ekskul rohis yang cukup besar. Dirinya berpendapat, kalau acara pentas seni yang dikemas dalam suasana Islami, akan lebih mudah dicerna oleh siswa. Jadi, banyak manfaat dari gelaran acara tersebut.

“Ini adalah acara yang sangat bermanfaat, karena sebenarnya Islam juga bisa dikemas dengan cara yang lebih menarik untuk mensyiarkannya. Sehingga, pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dicerna oleh siswa,” jelasnya. (peb)