LANCAR: Herry Pansila (kanan) saat memantau UNBK di SMAN 8 Depok ditemani Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely (tengah), dan Komite, Sugiyo (kiri). Foto: Indah /Radar Depok.
yamaha-nmax

 

LANCAR: Herry Pansila (kanan) saat memantau UNBK di SMAN 8 Depok ditemani Kepala SMAN 8 Depok, Nurlaely (tengah), dan Komite, Sugiyo (kiri). Foto: Indah /Radar Depok.

RADAR DEPOK.COM, CILODONG– SMAN 8 Depok telah merampungkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari terakhir. Dengan mata pelajaran pilihan siswa, SMAN 8 Depok tidak memiliki hambatan serius. “Lancar, sampai sesi kedua ini enggak ada kendala,” kata Kepala SMAN 8 Nurlaely.

Kendati demikian, sekolah yang beralamat di Jalan H.M. Natsir No. 888, Kecamatan Cilodong sempat memiliki kesulitan saat hari pertama dengan mapel Bahasa Indonesia. Salah satu ruangan mengalami masalah pada token yang tidak menyala dan menyebabkan keterlambatan siswa mengerjakan soal.

“Hari pertama kita sempet ada gangguan yah, ruang tiga itu tokennya sempet gak nyala, kita koordinasi dengan provinsi ya bisa diatasi. Karena itu, satu ruangan tadi mulai ujiannya jam 10.00, tapi ruang lainnya aman,” ujar Nurlaely saat ditemui di kantornya.

Baca Juga  Penyederhanaan Kurikulum Kemendikbud : Pelajaran Sejarah Jadi Tidak Wajib di SMA

Siswa yang mengikuti UNBK tahun ini berjumlah 307 siswa dari tujuh rombongan belajar. Empat ruang ujian dan 110 komputer yang disediakan, seluruh siswa dibagi menjadi tiga sesi ujian.

Hujan deras yang terjadi di hari kedua membuat pihak sekolah sempat berfikir untuk memajukan jadwal UNBK pada sesi ketiga, namun hal ini tidak terjadi karena semua komputer dan siswa terkontrol.

“Itu sesi terakhir, saya deg-degan juga, ini sekolah kan dekat sekali dengan sutet jadi kita khawatir. Saya punya pikiran untuk jam sesi ketiga dimajuin saja, kesian anak-anak,” ujarnya.

Ditemui ditempat yang sama, Kepala BP3 Wilayah 1, Herry Pansila mengungkapkan UNBK SMA/MA di Depok sampai hari terakhir lancar dan aman. “Alhamdulillah sampai hari terakhir tidak ada masalah serius di Depok. Walaupun belum maksimal, namanya juga kita baru pertama serentak semuanya,” katanya. (cr1)

Baca Juga  Diikuti 217 Siswa, Membentuk Karakter