150 Ulama Ikut Orientasi Dakwah Ramadan

In Politika
DIBUKA: Orientasi Dakwah Ramadan resmi dibuka di Gedung MUI Kota Depok, Jalan Nusantara, Kelurahan Depok, Pancoranmas, kemarin. Foto:Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM  Ratusan ulama dan umaro di Kota Depok, ambil bagian dalam Orientasi Dakwah Ramadan yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Kemarin, kegiatan tersebut resmi dibuka.

Sekretaris MUI Kota Depok, Khairulloh Ahyari, mengungkapkan bila Orinetasi Dakwah Ramadan bagian dari upaya untuk membimbing masyarakat agar ibadahnya berkualitas selama Ramadan berlangsung. Pun pasca puasa beres.

Diungkapkannya, para  ulama memiliki peran yang vital dalam pembinaan umat. Nah, Ramadan adalah waktu yang sangat tepat untuk berdakwah dalam upaya pembentukan karakter umat.

“Tentunya, di saat ini kita terus berupaya agar umat masyarakat tidak terpancing dengan isu negatif yang beredar dan menjaga stabilitas,” ujarnya kepada Radar Depok, usai acara Orientasi Dakwah Ramadan MUI Kota Depok.

Kata dia, giat ini diikuti 150 orang terdiri dari ulama dan umaro. Mereka, mengikuti sebanyak empat materi berdakwah. Antara lain, strategi dakwah di bulan Ramadan, sampai memaksimalkan pahala di selama Ramadan.

Lebih jauh, jelas dia, dengan materi ini, diharapkan juga bisa menjadi panduan dan arahan mengingat kembali dalam berdakwah di bulan suci Ramadan.

“Tidak hanya dalam dakwah saja, tapi kita juga berharap agar para pengurus masjid aktif dalam kegiatan selama bulan Ramadan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi P3 MUI Kota Depok, Syamsul Yakin, menuturkan dalam berdakwah di bulan suci Ramadan perlu adanya strategi. Saat menyampaikan dakwah juga dibutuhkan sebuah metode, agar sampai dan sesuai dengan harapan.

“Dalam berdakwah itu ada tiga metode, strategi sentimentil, strategi rasional dan strategi indrawi. Salah satu contohnya, mengangkat tema seputar tema tentang pahala puasa, Alquran, Lailatul Qodar dan lainnya. Dengah metode itu, diharapkan dakwah bisa sampai pada mad’u (objek dakwah),” ujarnya.

Walikota Depok, Mohammad Idris, menambahkan bila menjelang Ramadan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengeluarkan surat edaran terkait penutupan tempat hiburan malam.

“Tentunya, kita mengkaji bagaimana konsep tempat hiburan yang sehat. Apalagi, aturan terkait pornografi dan miras itu sudah ada. Kita khawatirkan bila pada bulan puasa ketika tempat hiburan bisa berdampak negatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam Surat Edaran nantinya juga akan ada peringatan sampai dengan sanksi bagi pemilik tempat hiburan yang tidak mentaati aturan.

“Kalau penutupan total, dulu kan sudah pernah. Terkait aturan bagaimana nanti akan dijelaskan lebih lanjut. Itu juga sama dengan jam buka untuk rumah makan,” paparnya.

Pihaknya juga akan mengatur mengenai jam buka dan tutup tempat makan. Terlebih lagi, lanjutnya, di tempat umum seperti pasar juga tidak semua orang berpuasa. “Kita akan atur jam buka tutup rumah makan selama puasa. Terkait kenaikan harga barang menjelang puasa, kita juga telah membentuk Satgas Pangan. Seperti, dengan impor daging sebagai langkah untuk menstabilkan harga disamping kita telah mengadakan operasi pasar. Selain itu, kita juga bentuk Satgas Penertiban Umum terkait banyaknya pasar tumpah yang harus ditertibkan,” paparnya. (irw)

You may also read!

perumahan sawangan elok fogiing

Perumahan Sawangan Elok Difogging : Warga Apresiasi Kuda Depok

SEMBURKAN ASAP : Anggota Kuda Depok sedang mengasapi lingkungan perumahan Sawangan Elok, di Kelurahan Duren

Read More...
XL axiata direksi baru

XL Axiata Tetapkan Susunan Direksi Baru

RUPSLB : (ki-ka) Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, Direktur &

Read More...
puskesmas cimanggis roadshow

Puskesmas Cimanggis Roadshow Gema Lawan Covid-19

SOSIALISASI : UPTD Puskesmas Cimanggis melakukan roadshow Gerakan Bersama (Gema) Lawan Covid-19, di Posyandu Bhakti,

Read More...

Mobile Sliding Menu