ADU SEMANGAT: Salah satu peserta sedang menunjukan kekompakannya dalam baris-berbaris di LKBB Barkespesti yang diadakan SMK Yappa Depok. Foto:Indah/Radar Depok
ADU SEMANGAT: Salah satu peserta sedang menunjukan kekompakannya dalam baris-berbaris di LKBB Barkespesti yang diadakan SMK Yappa Depok. Foto:Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM , SUKMAJAYA – 17 tim yang terdiri dari 10 tim jenjang pendidikan SMP dan 7 jenjang SMA dan SMK, ikut serta dalam lomba Barisan Kesatrian Pembaris Sejati (Barkespesti) yang diadakan SMK Yappa Depok. Ini adalah lomba ketrampilan baris berbaris (LKBB) pertama diadakan oleh SMK yang berlokasi di Jalan Proklamasi, GG. Majilis, No.79, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya tersebut.

Koordinator Acara, Fajar Nurul Huda mengatakan, perlombaan ini ditujukan untuk sekolah-sekolah yang memang memiliki ekskul paskibra, tetapi jarang mengikuti perlombaan, karena keterbatasannya. Oleh karena itu, inti dari kegiatan tersebut adalah membangun semangat anggota paskibra di sekolah dalam berkompetisi, meskipun ada keterbatasannya.

“Siswa pun tidak diharuskan mengenakan pakaian yang mewah ataupun seragam yang gemerlap. Tetapi, tiap timnya mengirimkan sembilan siswa dan diberikan kesempatan tampil selama 10 menit,” ucapnya kepada Radar Depok.

Fajar menjelaskan, aspek yang menjadi penialaian dari LKBB tersebut, yakni dari baris berbarisnya, keseimbangan, kekompakan dan kerapihan dalam membentuk formasinya. Nantinya, juaranya ada mulai dari juara 1-3, harapan 1-3. Tetapi, untuk jenjang SMA dan SMK, sampai juara 1 untuk madya.

“Setelah perlombaan secara keseluruhan, ada evaluasi dari juri yang diantaranya dari angktan laut, purna paskibraka Kota Depok dan pengamat/[elatih paskibra,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil  Bidang Kesiswaan SMK Yappa, Suprianto mengatakan, LKBB ini adalah sebuah terobosan yang dilakukan pihak sekolah. Karena, biasanya siswa SMK Yappa yang keluar untuk mengikuti perlombaan.

Tetapi, kali ini SMK Yappa-nya yang mengadakan LKBB. Jadi, beberapa sekolah diundang, bahkan sampai ada sekolah yang berasal dari Gunung Puteri, Kabupaten Bogor.

“Melihat antusias tim yang bagus, rencananya akan dijadikan lomba tahunan di SMK Yappa. Semoga saja, nanti setelah dievaluasi mendapatkan hasil yang positif,” katanya. (ind)