REKOR : Gebyar Paud Semarak Hardiknas 2017 yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mendapatkan penghargaan MURI. Foto:Febrina/Radar Depok
REKOR : Gebyar Paud Semarak Hardiknas 2017 yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mendapatkan penghargaan MURI. Foto:Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM -Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok sebagai penggagas Gebyar Paud Semarak Hardiknas 2017, mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia Dunia (Muri) kemarin. Giat yang menggandeng Dinas Pendidikan ini mendapatkan Muri atas rekor Edukasi Anti Narkoba Melalui Dongeng Kepada Anak Usia Dini dengan pesreta 2.200 siswa Paud se-Depok.

Kepala BNN Kota Depok, AKBP Hesti Cahyasari mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian Hardiknas yang di gelar BNN, dengan mengajak dan menghimbau siswa Paud bahaya narkoba melalui pencapaian mendongeng sejak usia dini.

“Kami ingin menyumbangkan pikiran dan tenaga kami untuk anak-anak di Kota Depok, agar bersih dari narkoba. Ini merupakan salah satu program kami bahwa generasi muda harus sejak sedini mungkin di kenalkan bahaya narkoba,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Lebih lanjut Hesti menjelaskan, kegiatan pencegahan narkoba melalui mendongeng ini merupakan kali pertama di gelar. Dan BNN Kota Depok merupakan pencetus rekor dengan menghadirkan 2.200 siswa paud dari total jumlah siswa 9.300 paud yang ada di Kota Depok.

“Yang hadir saat ini merupakan perwakilan saja dan Allhamdulilah mereka hadir semua dan ini menjadi suatu kebanggan bagi kami bahwa paud yang ada di Kota Depok juga mensupport untuk berperan melawan narkoba,” ungkapnya.

Kegiatan Edukasi Anti Narkoba Melalui Dongeng Kepada Anak Usia Dini, merupakan kegiatan Hardiknas kedua yang di gelar BNN. Sebelumnya di kegiatan pertama BNN mengikut sertakan guru-guru paud dalam pelatihan kompetensi yang di adakan BNN.

“Program-program BNN selanjutnya akan tetap terus ke lapangan dan bekerjasama dengan Kecamatan yang ada di Kota Depok juga guru-guru Paud lainnya,” jelasnya.

Dia berharap, Dengan adanya kegitan ini, Kota Depok menjadi Kota yang bersih dan bebas dari narkoba yang di mulai sejak usia dini, karena kegiatan ini merupakn invenstasi untuk masa yang akan datang.

Sementara itu, Deputi Pencegahan BNN RI, Ali Djohardi mengatakan, kegiatan yang dilakukan BNN Kota Depok yang bekerjasama dengan Disdik kali ini melalui dongeng, dalam hal ini tidak hanya peran siswa saja tetapi juga peran orangtua. Karena sindikat narkotika tidak hanya menjerumusi orang-orang yang memiliki banyak uang, tetapi lebih ke usia dini.

Peran serta orangtua dan guru dalam hal ini sangat penting, karena saat ini pasar jual beli narkoba tidak hanya kalangan dewasa. Anak usia dini dibolehkan mencoba tidak perlu membayar dan pada akhirnya ketagihan lalu bisa melakukan tidak terpuji. “Mudah-mudahan saja BNN Kota Depok di bantu dengan pemerintah Kota Depok, dapat senantiasa bekerja sama untuk memberantas narkoba,” tutup Ali.(ina)