Cegah Pencurian, RW01 Jatijajar Portal Jalan

In Satelit Depok
LEBIH BAIK MENGANTISIPASI: Pengurus lingkungan dan warga di RW01 Kelurahan Jatijajar, Tapos, memasang portal di jalan masuk wilayahnya. Foto: Ricky /Radar Depok.

RADAR DEPOK.COM, JATIJAJAR – Adanya akses langsung dengan kehadiran Terminal Jatijajar, tidak hanya memudahkan warga. Tetapi juga menjadi bumerang, dengan semakin rawannya tindak pencurian di wilayah RW01 Kelurahan Jatijajar, Tapos. Karenanya, pengurus lingkungan berinisiatif memasang portal di jalan masuk menuju wilayahnya.

Saat ini, setidaknya sudah ada tujuh portal yang terpasang melalui swadaya masyarakat. Portal tersebut akan ditutup mulai pukul 23:30 WIB hingga 04:30 WIB.

“Keamanan dengan adanya terminal menurun drastis, sebab wilayah menjadi rawan kriminal. Sebelum memasang portal ini, kami sudah musyawarah dengan ketua RT dan warga untuk menutup akses terminal dengan pemasangan portal,” kata Ketua RW01 Kelurahan Jatijajar, Mauludin.

Portal tersebut dipasang di tujuh titik, untuk menutup akses menuju RT01, RT04, RT06 dan RT8. Sebab saat ini, dengan dibukanya jalan dari Jalan Raya Bogor-Jakarta ke terminal, masyarakat manapun dapat mudah keluar masuk wilayahnya.

Ia mengimbau kepada warganya, jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya tidak keluar rumah selama portal ditutup, terlebih kepada para pemuda yang ada di wilayahnya.

“Saat ada keperluan, masih bisa menghubungi petugas yang memegang kunci gembok portal. Tapi semoga masyarakat memahami tujuan pemasangan porta ini. Hanya untuk kepentingan masyarakat agar bisa lebih nyaman lagi dari gangguan kambtibmas yang selama ini mulai resah akibat dampak dari terminal yang ada,” tandasnya.

Lurah Jatijajar, Sugino menyambut baik pemasangan portal tersebut, terlebih saat ini memasuki bulan Ramadan, dimana tindak pencurian meningkat dari bulan sebelumnya.

“Bukan karena bulannya, tapi memang pencuri memanfaatkan momen saat warga melaksanakan tarawih dan ibadah lain, yang biasanya rumah ditinggalkan kosong,” kata Sugino.

Ia mengajak pengurus RT dan RW yang ada di wilayahnya untuk meningkatkan siskamling dan menggiatkan ronda malam secara bergilir.

“Memang ada Babinsa, Bhabinkantibmas dan Pokdarkamtibmas, tapi kan tidak bisa meng-cover seluruh area dalam satu waktu. Jadi dari masyarakt sendiri yang juga harus meningkatkan keamanan,” kata Sugino. (cky)

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu