MENGECEK: Lurah Cimpaeun, Tri Sutanto (kanan) melihat kembali fasilitas yang baru saja sampai di kantor kelurahan. Foto: Ricky /Radar Depok.

 

MENGECEK: Lurah Cimpaeun, Tri Sutanto (kanan) melihat kembali fasilitas yang baru saja sampai di kantor kelurahan. Foto: Ricky /Radar Depok.

RADAR DEPOK.COM, CIMPAEUN – Menunjang dan meningkatkan layanan masyarakat agar lebih maksimal, Kelurahan Cimpaeun, Tapos, mendapatkan peralatan dan fasilitas tambahan dari Pemkot Depok.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan alat-alat perlengkapan kantor dan juga fasilitas bagi masyarakat. Baru datang hari ini. Di kelurahan lain pun demikian, tapi bertahap,” kata Lurah Cimpaeun, Tri Sutanto kepada Radar Depok, kemarin.

Disadari, saat ini beberapa peralatan kantor dan fasilitas untuk masyarakat, seperti komputer, meja, filing kabinet dan kursi, perlu penambahan. Selain itu, beberapa kondisinya sudah dimakan usia.

“Kondisi meja-meja di kelurahan memang beberapa rusak dan perlu pengganti. Dilihat juga termakan usia,” tuturnya.

Adanya fasilitas baru diharapkan dapat meningkatkan kinerja para ASN di kelurahan untuk bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan.

“Fasilitas baru ini kan juga untuk mempercepat pelayanan. Masyarakat secara langsung yang menikmati hal ini, di ruang tunggu pun ada kursi panjang baru,” kata Tri.

Termasuk di ruang tunggu kelurahan sedang diusulkan pemasangan Air Conditioner (AC), karena saat ini sedak semua kelurahan sudah ber-AC.

“Kalau dibilang representatif, masih belum. Tapi ada upaya-upaya yang didasari dari keinginan masyarakat agar mendapatkan ruang tunggu yang nyaman,” tandasnya.

Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Cimpaeun, Nurhadi menambahkan, adapun peralatan dan fasilitas kantor yang baru turun terdiri dari beberapa item. Yakni kursi tunggu dua buah, meja kerja dua buah, printer satu unit, seperangkat komputer satu unit, filing kabinet satu, kursi kerja satu. “Tadi berkas serah terimanya sudah diberikan berikut item-itemnya,” katanya.

Beberapa penempatan di ruang tunggu, ruang kerja lurah, ruang pelayanan, dan juga ditaruh di ruangan lembaga mitra kelurahan, seperti di PKK.

“Fasilitas sekretariatnya masih kekurangan kursi dan meja, jadi ditempatkan di sana,” kata Nurhadi. (cky)