Dapat Penghargaan “Youth Economic Leadership Award”, jadi Pembicara di Depan Bupati dan Walikota se-Indonesia

In Politika
BANGGA: Ketua Bidang Hikmah dan Keilmuan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Depok, Feby M. Faisal, saat berbicara di depan bupati dan walikota se-Indoneisa. Ist

Pada 8-10 Mei, nPimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Depok, mendapatkan penghargaan “Youth Economic Leadership Award” di Bank Indonesia. Mereka juga menjadi pembicara di depan bupati dan walikota se-Kota Depok di Jakarta.

Laporan: Muhammad Irwan Supriyadi /Radar Depok

Ketua Bidang Hikmah dan Keilmuan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Depok, Feby M. Faisal, beberapa waktu lalu sukses menjadi salah satu pembicara pada kegiatan “Economic Leadership for Regional Government Leaders”. Dirinya langsung diundang oleh Bank Indonesia.

Feby berkesempatan berbicara di depan 30 bupati dan walikota yang ada di Indonesia.

Diantaranya, Bupati Gorontalo, Bupati Malaka, Bupati Kutai Kartanegara, Walikota Tarakan, Walikota Makasar, Walikota Jambi, walikota Balikpapan, Walikota Padang, Walikota Banjarmasin, Walikota Parepare dan lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut pula, turut memberikan sambutan yaitu Sekretaris Jenderal Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), Nurdin Abdullah, yang juga adalah Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan serta Ketua Umum Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia), Airin Rachmi Diany, yang juga merupakan Walikota Tangerang selatan.

Kata Feby, adapun undangan yang ia terima, karena berhasil mendapatkan penghargaan Youth Economic Leadership Award dalam kegiatan Youth Economic Leadership Program (YELP) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Institute di Hotel Novotel Bogor, Maret lalu.

“Saya menjelaskan tentang komunitas dan gerakan kepemudaan, inovasi di bidang layanan hukum dan pengembangan skill-skill masa depan. Berkaitan dengan komunitas dan gerakan kepemudaan,” ungkap Feby.

Pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu, membuat sebuah layanan hukum berbasis online dengan salah satu teknologi yang digunakan pada layanannya, menggunakan virtual assistant atau chatbot.

“Kami membuatnya tidak sendiri, tapi dengan tim,” katanya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, saat ini ia tengah konsen pada pengembangn skill-skill masa depan, yang  diimplementasikan pada pembuatan startup “lifeskill revolution” yaitu sebuah platform pembelajaran, pelatihan dan riset mengenai berbagai macam future skills baik yang bersifat teknologi/digital, personal development, business breakthrough, dan lain-lain.

“Saya sangat bersyukur dan merasa terhormat atas kesempatan ini. Pun saya rasa banyak di luar sana anak-anak muda Indonesia yang juga mempunya ide dan inovasi hebat yang perlu mendapat perhatian dan support lebih dari pemerintah. Satu harapan saya untuk para pemimpinan daerah ini, dapat mendorong anak-anak muda didaerah untuk bisa berkarya, berinovasi dan menjadi bagian dari solusi permasalahan-permasalahan yang ada di daerahnya,” ungkapnya. (*)

You may also read!

anak seperti di sunat

Aneh, Bangun Tidur Anak di Cimpaeun ‘Anunya’ Seperti Disunat

KEJADIAN ANEH : Anak berusia empat tahun di RW 3 Kelurahan Cimapeun, Kecamatan Tapos saat

Read More...
ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...

Mobile Sliding Menu