KOMPAK : para anggota Depok Climbing Club berfoto usai melaksanakan lomba panjat tebing di SMAN 5 Kota Depok. Foto:Ade/Radar Depok
KOMPAK : para anggota Depok Climbing Club berfoto usai melaksanakan lomba panjat tebing di SMAN 5 Kota Depok. Foto:Ade/Radar Depok

Ajang di HUT Climbing Club

Semangat Depok Climbing Club dalam mengembangkan olahraga panjat tebing di Kota Depok tak diragukan lagi. Cara mencari kader-kader panjatnya, mereka mengadakan lomba panjat tebing antar pelajar dan umum se-Kota Depok.

LAPORAN: ADE RIDWAN YANDWIPUTRA

Sinar mentari pagi yang cerah menyoroti setiap sudut papan berbatu setinggi kurang lebih 15 meter yang berdiri kokoh di halaman sekolah SMAN 5 Depok. Terlihat beberapa peserta lomba panjat tebing, sedang bersiap melakukan aksinya.

Aktifitas tersebut terlihat saat perlombaan panjat tebing antar pelajar dan umum se-Kota Depok yang diselenggarakan oleh komunitas Depok Climbing Club (DCC).

Perlombaan yang digelar di hari ulang tahun DCC tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian DCC terhadap olahraga panjat tebing di Kota Depok.

Pendiri DCC, Semar mengatakan, panjat tebing sudah masuk ke dalam salah satu cabang olahraga di Indonesia. Namun, dalam perjalanannya cabang olahraga panjat tebing di Kota Depok mengalami pasang surut.

“Kami ingin olahraga panjat tebing di Kota Depok kembali berkembang. Karena akan menjadi kebanggaan bagi Kota Depok, jika seluruh cabornya berkembang,” katanya.

DCC terbentuk pada tanggal 28 April 2016, DCC dibentuk sebagai penyalur wadah masyarakat Depok yang memiliki hobi panjat. “Olahraga panjat memang olahraga ekstrem, tapi ternyata banyak masyarakat depok yang membutuhkan komunitas ini,” kata Semar.

Semar mengatakan, terbukti hingga saat ini kurang lebih sudah kurang lebih 30 anggota aktif dan kesemuanya adalah pemuda/i Kota Depok. “Selain sebagai pendukung olahraga di Kota Depok, kami juga melakukan aktifitas sosial,” lanjut Semar.

Semar menceritakan, awal terbentuknya DCC untuk mendukung adanya cabang olahraga panjat tebing di Kota Depok, “Saya melihat, FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Kota Depok seperti mati suri, dan dari situlah saya ingin adanya perubahan di Kota Depok,” pungkas Semar.

Salah satu komitmen dalam membangkitkan kembali olahraga panjat tebing, DCC mengadakan kegiatan lomba tersebut. Selain menimbulkan semangat kompetitif, juga mencari anggota baru.

“Kami akan terus dorong agar olahraga panjat tebing ini kembali berkembang di Kota Depok,” bebernya.(*)