GDC Akan Bersihkan PKL

In Metropolis
PENUH : Para PKL yang berjualan di jalan GDC setiap sore hingga malam hari. Foto:Ahmad Fachry/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM -Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di bahu jalan dan area parkir Grand Depok City (GDC), siap-siap main kuncing-kucingan. Gara-garanya, pihak GDC menilai adanya PKL sudah merusak pemandangan di area perumahan dan perkatoran elit tersebut.

Marketing Development Manager GDC, Karina menyebutkan, beberapa ruas jalan GDC menjadi PR besar bagi pengelola GDC. Pasalnya, memang tidak pernah diperbolehkan untuk berjualan disana. Baik akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu maupun setiap hari.

Oleh karena itu, kata dia pengelola masih terus membersihkan PKL, karena memang itu jalan, bukan diperuntukkan untuk tuk berdagang. “Ini PR besar kami dalam membersihkan PKL,” ujar Karina kepada Radar Depok, kemarin.

Karina mengungkapkan, pada dasarnya memang tidak ada lahan untuk PKL berdagang. Selama ini para PKL kebanyakan memanfaatkan lahan jalanan ataupun lahan parkir area perkantoran di GDC. Dan sifatnya tidak menetap, menggunakan gerobak ataupun kendaraan. Sehingga, para PKL bisa datang dan pergi kapan saja.

Namun, sambung dia tentu itu bisa merusak pemandangan jika tidak diatur sedemikian rupa. Oleh karena itu akan terus dilakukan penertiban. “Kami sedang dan terus akan menertibkan PKL, karena memang mereka menggunakan jalan, bukan tempat berdagang,” tegasnya.

GDC juga tidak pernah memberikan izin kepada PKL untuk berdagang. Tidak pernah juga meminta uang keamanan atau uang kebersihan. “Tidak ada uang pungutan, karena kami tidak pernah melegalkan PKL berdagang dijalan,” tutupnya.(ina)

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu