SAMPAIKAN PESAN: Lurah Sukmajaya (berdiri) mengajak kader PKK dan posyandu membantu mewujudkan ketahanan keluarga. Foto: Rama /Radar Depok

 

SAMPAIKAN PESAN: Lurah Sukmajaya (berdiri) mengajak kader PKK dan posyandu membantu mewujudkan ketahanan keluarga. Foto: Rama /Radar Depok

RADAR DEPOK.COM, SUKMAJAYA – Sejalan dengan visi Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kecamatan Sukmajaya bersama Kelurahan Sukmajaya, mengadakan workshop dalam rangka memperingati Hari Kartini dan HUT Kota Depok, di aula Kelurahan Sukmajaya, kemarin.

Mengambil tema ‘peningkatan kapasitas perempuan menuju ketahanan keluarga’, narasumber disampaikan Zulkifli Agus yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Jakarta, Ketua RKI Kecamatan Sukmajaya, Andyarini Kencana Wungu dan Ketua RKI Kelurahan Sukmajaya, Marlina S.

Dalam penjelasannya, Lurah Sukmajaya, Achmad Munandar, berpendapat, di dalam sebuah keluarga ibu memiliki peranan penting. Bukan hanya sebagai sosok dari seorang istri dan mengasuh anak, tetapi membina dan menciptakan budi pekerti yang baik kepada anak.

“Waktu di rumah, bertemu dengan anak-anak lebih banyak ibu. Jadi menurut saya, ibu adalah kunci dalam mewujudkan ketahanan keluarga di dalam sebuah rumah tangga,” ujar Munandar.

Karena itu, Amund-sapaan Achmad Munandar- mengajak para kader PKK dapat membina anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. “Kita banyak mendengar di sebuah pemberitaan, seorang ibu tega memukuli anak kandungnya sendiri. Padahal jangankan mukul, mencubit saja sudah termasuk dalam kekerasan. Maka kasih sayang adalah yang pertama. Ketahanan keluarga bukan sekedar menyangkut ekonomi, tapi juga keharmonisan,” ujarnya.

Melalui workshop yang diinisiasi RKI, para kader PKK sebagai mitra pemerintah kelurahan, dapat membantu mewujudkan ketahanan keluarga.

“Saya apresiasi kepada RKI atas kerja samanya membantu salah satu program unggulan Pemerintah Kota Depok, yaitu memberi pencerahan tentang ketahanan keluarga. Hal ini tentunya untuk mewujudkan visi Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius,” ujar Amund.

Workhsop dihadiri Ketua PKK Kelurahan Sukmajaya, kader posyandu, ketua LPM, beberapa ketua RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Sukmajaya. (ram)