SUNGAI JALANAN: Pengendara melintasi genangan di depan pintu masuk Perkampungan Masyarakat Madani Qoryatussalam Sani, RT06/09, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, kemarin. Foto: Ricky /Radar Depok
SUNGAI JALANAN: Pengendara melintasi genangan di depan pintu masuk Perkampungan Masyarakat Madani Qoryatussalam Sani, RT06/09, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, kemarin. Foto: Ricky /Radar Depok

RADAR DEPOK.COM, TIRTAJAYA – Drainase yang tidak berfungsi maksimal membuat Jalan KSU, tepatnya di depan pintu masuk Perkampungan Masyarakat Madani Qoryatussalam Sani, di RT06/09, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, selalu tergenang saat hujan. Seperti yang terjadi kemarin petang.

Genangan yang mencapai 30 centimeter sangat disesalkan pengendara yang melintas, padahal Depok mengusung kota yang bersahabat. “Ini nggak bersahabat untuk pengendara namanya,” kata Rizki Ferdiansyah, seorang pengendara kepada Radar Depok, kemarin.

Warga Jalan H. Japat RT02/01 Kelurahan Abadijaya, ini mengeluhkan jalan tersebut kerap kali banjir ketika hujan lebat dan lama. Padahal, Jalan KSU merupakan salah satu jalur protokol yang ada di Kota Depok dan mobilitas kendaraannya cukup tinggi. “Kalau yang motornya bebek dan businya terendam banjir bisa langsung mati ini,” turutnya, kesal.

Untuk menghindari genangan, kata Rizki, pengendara banyak mengambil jalur dari arah Tole Iskandar ke GDC, karena genangan lebih rendah. “Banyak yang melawan arus jadinya, takutnya kan motor pada mogok,” tandasnya.

Warga setempat, Fitrah Ramadhan, mengatakan, drainase untuk buangan air di tikungan yang menjadi langganan banjir tersebut tidak berfungsi.

Sementara buangan air di sebelah kanan dekat toko buah hanya satu dan itu pun kecil, tidak mampu menampung debit air yang ada.

“Memang sering banjir kalau hujan. Kalau di sebelah kiri drainasenya sudah dibuat, minimal bisa mengurangi air yang menggenangi jalan. Ini kan nggak ada,” tutur Fitrah. (cky)