KOMPAK: Petinggi Partai Gerindra, terdiri dari Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok Pradi Supriatna, Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Depok Nuroji, sesaat sebelum dimulainya Rapimcab DPC Partai Gerindra Kota Depok. Foto:Irwan/Radar Depok
KOMPAK: Petinggi Partai Gerindra, terdiri dari Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok Pradi Supriatna, Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Depok Nuroji, sesaat sebelum dimulainya Rapimcab DPC Partai Gerindra Kota Depok. Foto:Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM  Kedatangan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Partai Gerindra Jawa Barat, awal pekan ini, menimbulkan spekulasi beragam.

Yang santer, Demiz (sapaan Deddy Mizwar) akan diusung Gerindra dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Menyoal ini, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Depok, Nuroji punya jawabannya sendiri.

“Gak diundang dia (Deddy Mizwar). Muncul sendiri waktu Rapimda DPD Partai Gerindra Jawa Barat,” ucapnya kepada Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, pihak tidak mengusulkan pemeran tokoh Naga Bonar untuk menggunakan Partai Gerindra di Pilkada Jawa Barat 2018. Karena, mayoritas pengurus di 27 kota dan kabupaten Gerindra se-Jawa Barat, menginginkan kader internal Gerindra maju sebagai Calon Gubernur atau Wakil Gubernur Jawa Barat.

“Belum mengarah kesana (pencalonan gubernur dan wakil gubernur). Semua masih proses. Untuk koalisi dengan PKS belum tahu,”  ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna mengutarakan, Deddy Mizwar hadir di Rapimda sebagai perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengantikan posisi Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriyawan (Aher) yang berhalangan datang.

“Sebagai perwakilan saja. Bukan pengukuhan sebagai calon Gubernur Jabar. Kami tidak bahas itu. Kami fokus evaluasi kerja,” ungkap Pradi.

Adapun pelaksanaan Rapimda itu, sambung Wakil Walikota Depok itu, membahas soal konsolidasi, evaluasi, dan menyusun program kerja 2018-2019 mendatang.

Di Pilkada Jawa Barat 2018, seluruh pengurus di partai berlambang Burung Garuda ini sepakat mengusung Mulyadi, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat. “Hasil kesepakatan, mendorong Pak Mulyadi menjadi Gubernur Jawa Barat,” tegasnya. (irw)