BERI PEMAHAMAN: Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Depok menggelar kegiatan Seminar Parenting Skills di Masjid Baitul Faqih, Cilodong, Minggu (30/4). Foto: Irwan/Radar Depok
BERI PEMAHAMAN: Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Depok menggelar kegiatan Seminar Parenting Skills di Masjid Baitul Faqih, Cilodong, Minggu (30/4). Foto: Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM  Tidak ada yang meragukan peran perempuan dalam kemajuan bangsa. Kaum hawa merupakan kunci keberhasilan membentuk keluarga ideal, sebagai basis membangun masyarakat yang kuat.

Menyadari hal ini. Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Depok menggelar kegiatan Seminar Parenting Skills di Masjid Baitul Faqih, Cilodong, Minggu (30/4).

Ketua PPKK LDII Kota Depok, Mutiara Hikmah mengatakan, seminar dilakukan untuk menggali dan mengembangkan bagaimana gambaran sistem keluarga ideal, terbentuk melalui peranan ibu. “Seminar juga dilakukan dalam memperingati Hari Kartini dan HUT Kota Depok ke-18,” ungkapnya kepada Radar Depok.

Konsultan sekaligus Trainer bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pembinaan Keluarga DPP LDII, Nana Maznah menuturkn, untuk menjadi keluarga ideal mesti memahani tiga landassan dasar. Antara lain, pemahaman arti keluarga, norma dan nilai dalam keluarga, dan fungsi keluarga.

“Pemahaman arti keluarga tercipta dengan adanya teladan dari orang tua dan anggota keluarga yang saling berinteraksi dan saling ketergantungan,” beber dia.

Kemudian, lanjutnya, adanya interaksi ini memunculkan norma dan nilai dalam keluarga. “Sebagai bagian terpenting sepanjang hidup seseorang dalam lingkungan sosial pertama, nilai dan norma dalam keluarga harus ditanamkan sejak dini,” tegas Nana.

Kata dia, upaya memanfaatkan lima tahun pertama sang anak sebagai waktu emas dalam menginventasikan nilai yang baik, dapat dilakukan dengan menerampilkan komunikasi yang baik antara ibu dan ayah.

“Komunikasi Ibu dengan ayah ini dapat menjadi teladan bagi anak dalam menerapkan nilai komunikasi yang baik. Pola komunikasi positif dua arah yang baik dalam keluarga menandakan fungsi keluarga berjalan,” jelasnya.

Direktur Utama kontraktor Landscape, Sri Tresnahati Ashar, dalam seminar, memberi gambaran bagaimana peranan dan fungsi perempuan saat ini khususnya ibu sebagai orangtua kepada anak.

Caranya, melalui teknik pengaliran dan pencelupan, nilai-nilai tabiat luhur warga LDII, seperti jujur, amanah, mujhid muzhid (hemat), rukun, kompak, dan kerjasama yang baik.

“Menanamkan pendidikan agama di dalam keluarga, disertai komunikasi dan rasa menjadi tanggung jawab kedua orangtua sehingga terwujud generasi yang faham agama, berakhlaqul karimah, dan mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD LDII Kota Depok, Imam Turidi menambahkan, kegiatan yang diikuti oleh semua istri pengurus DPD PC dan PAC seluruh Depok ini, sukses digelar. Jumlah peserta melampaui target.

“Kami merasa bersyukur dan bangga. Semoga materi yang sangat bagus ini bisa kita praktekan dan ditularkan kepada keluarga serta masyarakat secara umum,” tandasnya. (irw)