Lima Stasiun Gagal Lansia

In Metropolis
DIKELUHKAN : Penumpang sedang menunggu KRL Commuterline di tempat duduk yang terlihat seperti jemuran di Stasiun Depok Baru, Depok, Sabtu (20/5). Model bangku ini dinilai tak nyaman jika diduduki oleh para penumpang terutama lansia dan anak-anak. Foto:Ahmad Fachry/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pekot) Depok tengah menggemborkan Depok menuju ramah lansia. Namun, sejumlah fasilitas publik yang disediakan instansi vertikal belum sepeuhnya mendukung. Entah, apakah komunikasi Pemkot Depok belum maksimal atau instansi vertikalnya bodo amat (Bomat). Contohnya, bangku yang di sediakan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) yang ada di lima stasiun di Depok, kurang mendukung untuk lansia, kemarin.

Salah seorang pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Depok, Haerudin (40) mengatakan, PT KCJ telah menambah sejumlah fasilitas publik didalam stasiun kereta, salah satunya sejumlah stasiun di Kota Depok. Fasilitas terbaru yang disediakan PT KCJ selain penambahan mesin, fasilitas umum seperti bangku tunggu penumpang ikut dibenahi.

“Namun, bangku model terbaru yang disediakan tidak semuanya dapat digunakan lansia, hampir semua yang stasiun yang ada di Depok belum ramah lansia,” ujar Haerudin kepada Radar Depok, kemarin.

Haerudin menjelaskan, Pemkot Depok telah mencanangkan program Depok Ramah Lansia. Namun melihat kenyataan yang ada, Pemkot Depok perlu berkoordinasi dengan PT KCJ guna menambah fasilitas publik ramah lansia disejumlah stasiun di Kota Depok. Dengan begitu, program Depok Ramah Lansia dapat menyentuh seluruh fasilitas publik di Kota Depok.

VP Komunikasi PT KCJ, Eva Chairunisa mengungkapkan, PT KCJ tengah meningkatkan sejumlah fasilitas publik guna memberikan kenyamanan kepada penumpang KRL, salah satunya penyediaan tempat duduk. Tempat duduk terbaru yang disediakan PT KCJ disemua stasiun dibawah naungan PT KCJ, merupakan tempat duduk bersandar.

“Selain untuk duduk, dapat digunakan untuk bersandar saat penumpang tengah menunggu KRL,” terang Eva.

Saat disinggung fasilitas tempat duduk bersandar yang belum mendukung ramah lansia, Eva menjelaskan, pihaknya telah memberikan sejumlah bangku prioritas untuk lansia yang berada di peron. Namun, karena keterbatasan space pihaknya berusaha memaksimalkan flow penumpang. Bangku bersandar yang dimiliki PT KCJ telah disesuaikan tingginya dengan rata-rata orang bersandar.

Eva menuturkan, karakteristik pengguna KRL lebih cepat perpindahan penumpang sehingga berbeda dengan stasiun yang melayani kerata api jarak jauh, sehingga kebutuhannya telah disesuaikan. Hingga kini, PT KCJ belum mendapatkan permintaan merendahkan bangku bersandar, sehingga dapat digunakan lansia, dan pihaknya tetap mengakomodir mayoritas yang ada. “Kami menghimbau kepada masyarakat yang tengah menggunakan bangku lansia, dapat memprioritaskan lansia terlebih dahulu,” ucap Eva.

Sementara itu, Kadinsos Kota Depok, Kania Parwanti mengatakan, Pemerintah Kota Depok tengah menyusun peraturan daerah yang mengatur lansia. Pihaknya tengah menyiapkan program penanganan lansia tidak produktif dan lansia produktif yang tidak sejahtera. “Koordinasi lansia ada Bapplitbangda melalui Komda lansia,” tutup Kania. (dic)

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu