SEPI: Rapat Paripurna tengah digelar di DPRD Kota Depok, kemarin. Foto:Irwan/Radar Depok
SEPI: Rapat Paripurna tengah digelar di DPRD Kota Depok, kemarin. Foto:Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM  Komisi A DPRD Kota Depok dibuat jengkel. Ini disebabkan oleh tingkah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Depok yang dinilai ogah-ogahan mengikuti Rapat Paripurna

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Hamzah menilai, ketidakhadiran OPD ini dianggap bentuk pelecehan terhadap DPRD Kota Depok. Ia merujuk dari beberapa kali Rapat Paripurna di April  dan Mei, banyak kepala atau perwakilan OPD yang mangkir ikut rapat. Terlihat dari kosongnya bangku OPD di ruang rapat utama.

“Ini sudah termasuk katagori pelecehan terhadap undangan DPRD Kota Depok. Dimana keputusan tertinggi DPRD adalah sidang Rapat Paripurna,” tegas Hamzah kepada Radar Depok, usai Rapat Paripurna pembukaan masa sidang ke-II tahun 2016-2017, kemarin.

Maka dari itu, pihaknya akan menyoroti betul kehadiran undangan DPRD dalam paripurna mendatang. “Tapi yang jelas di Paripurna yang lalu, teman-teman dewan sudah menyampaikan. Banyak sekali OPD yang menyepelekan undangan Rapat Paripurna DPRD Kota Depok,” tuturnya.

Menurut dia, sidang Paripurna untuk para OPD, tentu wajib datang. Tujuannya, mendengarkan dan mencatat apa yang menjadi masukan dari program.

“Harus didengarkan, karena saran dan pandangan tiap Komisi saat memaparkan hal kerja atau rencana kerja DPRD,” bebernya.

Kata dia, ihwal masalah ini, ke depan pihaknya bakal mencatat nama-nama perwakilan OPD yang tidak datang. Selanjutnya, akan dilaporkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Depok.

“Kami hanya rekomendasi saja. Setelah itu diserahkan oleh pihak BKPSDM dan Walikota serta Wakil Walikot. Kita hanya merekomendasikan. Sanksi itu ada di BKPSDM dan di Inspektorat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan bahwa dirinya akan mencatat anak buahnya bila tidak menghadiri Rapat Paripurna.

“Saya langsung mengecek atau mengabsen para teman-teman di OPD. Bahkan ada kepala dinas yang hadir, lainya diwakili sekretaris dan stafnya,” tandasnya. (irw)