Pasar Murah Jadi Harapan

In Satelit Depok
PASAR MURAH: Beberapa warga terlihat sedang memilih kebutuhan pokok saat gelaran pasar murah di RW15, Kelurahan Mampang, Pancoranmas, belum lama ini. Foto: Ade /Radar Depok.

RADAR DEPOK.COM, PANCORANMAS – Menjelang Ramadan, harga beberapa kebutuhan pokok mulai merangkak naik, hal itu menyebabkan beberapa masyarakat khawatir dan lebih merampingkan pengeluaran, demi memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa.

Seperti yang dikatakan, warga RT05/15, Ita Purnama Sari (19). Dirinya mengaku, agak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sekarang ini mengingat beberapa kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik.

Beruntung, di wilayahnya diadakan Festival Warga RW 15, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas. Festival tersebut, diisi dengan kegiatan Pasar Semok (Sembako dan Komoditi) yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Keberadaan pasar murah ini, sangat membantu. Disamping jarak lebih dekat dengan tempat tinggal. Kegiatan itu juga dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ita mengatakan, komoditas pangannya pun beragam, mulai dari daging, beras, minyak dan berbagai macam sembako lainnya. “Selain itu, dengan belanja di pasar murah, dapat saling bersilaturahmi dengan tetangga yang berbelanja juga di sana,” katanya.

Ita pun berharap, kegiatan pasar murah dapat sering diadakan di Kota Depok. Terlebih, menjelang Bulan Ramadan. Pasalnya, masyarakat akan berbelanja untuk mencukupi kebutuhan pokok selama Ramadan.

“Dengan adanya pasar murah, pasti harganya sesuai dengan pemerintah dan bedanya sekitar Rp 1000 hingga Rp1.500 dari harga di pasar tradisional. Karena itu meringankan beban warga,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Pancoran Mas, Utang Wardaya mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh warga RW 15, Kelurahan Mampang tersebut. Karena, dalam kegiatan tersebut juga memberdayakan ekonomi keluarga dengan menyediakan lahan usaha untuk UMKM yang di Kota Depok. Hal tersebut pun mendukung program Pemerintah Kota Depok yaitu penyediaan 1.000 kios untuk UMKM.

“Jika ekonomi keluarga meningkat, arahnya kepada ketahanan keluarga. Karena selain dari sektor kesehatan dan pendidikan, sektor ekonomi juga harus kuat,” ujarnya.

Utang berharap, kegiatan serupa juga dapat dilakukan tak hanya di satu kelurahan saja. Tetapi di semua kelurahan. Sebab, melihat animo yang tinggi di masyarakat. Terlebih, pihak Kementan Republik Indonesia juga memudahkan pengurus RW untuk bekerjasama dalam penyediaan bahan pokok untuk masyarakat.

“Untuk tingkat RW jangan berkecil hati, sebab pihak Kementerian membuka kerjasama dalam skala lingkungan. Selain juga kegiatan seperti ini tepat sasaran dan memudahkan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Depok pun sangat mendukung,” tandasnya. (ade)

You may also read!

pelatihan ketrampilan menjahit

Puluhan Warga P2WKSS Dilatih Menjahit : Tingkatakan Skill dan Ketahanan Ekonomi

DIBINA : Aparatur dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok sedang memberikan materi pelatihan menjahit

Read More...
gizi buruk di baktijaya

Di Baktijaya Ada Bayi Gizi Buruk

BANTUAN : Lurah Baktijaya dan Camat Sukmajaya sambangi bayi stunting berusia 7 bulan (MR) di

Read More...
RTLH di jatijajar terabaikan

Dua Tahun, RTLH di Jatijajar Terabaikan

ROBOH : Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di RT 1/1 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu