PC NU Gelar Pelatihan Hisab dan Rukyat Hilal

In Politika

 

LATIHAN: Para Pengurus Cabang Nahdatul Ulama sedang mengikuti pelatihan Hisab dan Rukyat Hilal jelang 1 Ramadan, kemarin. Foto:Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Depok menggelar pelatihan hisab dan rukyat hilal kepada pengurusnya, di markasnya, bilangan Kelurahan Kalimulya, Cilodong, kemarin.

Sekretaris PC NU Kota Depok, Nasihun Syahroni, mengatakan pelatihan tersebut sangat tepat. Karena bersamaan waktunya dengan datangnya Ramadan, untuk penetapan awal puasa atau 1 Ramadan.

Menurutnya, sebagai warga nahdliyin sering kali mendengar bahwa penetapan yang digunakan NU, menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal.

Kata dia, saat ini masih banyak yang belum mengetahui prosesnya, seperti apa cara yang melakukan Hisab dan Rukyatul Hilal.

Untuk itu, pihaknya menyelenggarakan pelatihan tersebut yang ditujukan bagi Pengurus NU, Badan Otonom seperti: IPNU Kota Depok , IPPNU, GP Ansor NU, Fatayat NU, Muslimat NU, Lazisnu, JQH NU, LTM NU dan lainnya.

“Sebagai narasumber adalah Dr. KH. M. Yusuf Hidayat, MA yang juga sebagai Katib Syuriah PC NU Kota Depok. Ini adalah kegiatan perdana di Depok dan selanjutnya akan menyusul,” ujarnya.

Dari pelatihan tersebut, diharapkan peserta yang mengikuti pelatihan bisa mengenal dan menghitung bagaimana cara melakukan hisab dan rukyatul hilal.

Paling tidak, lanjutnya, memahami metode ini dalam menentukan awal dan akhir bulan puasa.

“Tidak hanya memahami saja, tapi secara sederhana bisa mengikuti metode dan dipelajari disitu. Tentunya, tidak berhenti sampai disini saja tapi ada tingkatan lanjutan untuk lebih dalam lagi,” paparnya.

Sementara itu, narasumber pelatihan, Yusuf Hidayat, mengungkapkan bahwa peserta akan mendapatkan beragam materi seputar metode hisab dan rukyatul hilal. Menurutnya, materi diambil dari ilmu falak “Kursus Singkat Hisab dan Rukyatul (Metode 2 Jam) Menghitung Awal Bulan Qomariyah, terjemahan dari Kitab Fathul Rauf Al-Mannan Syeikh Abu Hamdan Abdul Jalil Bin Abdul Hamid Qudus.

“Materi memang disusun untuk memudahkan bagi peserta dikarenakan sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, ada bagan falak dan buku panduannya. Diharapkan, ilmu yang sebagian orang susah memahaminya dengan pelatihan ini bisa dengan mudah dan mampu,” beber dia. (irw)

 

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu