DIPERBAIKI: Jembatan Pitara, Kelurahan Pancornmas yang rusak, belum lama ini.
DIPERBAIKI: Jembatan Pitara, Kelurahan Pancornmas yang rusak, belum lama ini.

RADAR DEPOK.COM  Respon Pemkot Depok atas ambrolnya Jembatan Pitara mendapat pujian dari wakil rakyat. Meski demikian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta agar proses perbaikan tidak hanya asal jadi. Dalam artian, diharapkan usia jembatan bisa lama.

“Kalau kualitasnya bagus, kan pasti lama kondisi bangunannya,” ungkap Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Azhari kepada Radar Depok, kemarin.

Menurut Politisi PAN ini, perbaikan secara cepat oleh PUPR, memang bisa mempercepat pula jembatan digunakan kembali. Namun demikian, hal tersebut dinilai cuma memberi kenyamanan sementara.

Sebab itu diharapkan perbaikan bisa secara detail, sehingga menghasilkan kontur jembatan yang kokoh. “Pihak PUPR harus jeli memilih pelaksana pekerjaan. Ini perkerjaan rumah bagi PUPR. Karena banyak proyek yang saya nilai kualitasnya kurang baik,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto Djorgi, mengakui sudah melaporkan kerusakan jembatan ke Walikota Depok. Sejak Selasa (2/5), pekerja langsung membongkar bagian yang retak untuk secepatnya diperbaiki, termasuk menyambung bantalan badan jembatan yang retak.

Lebih lanjut, dia mengatakan, perbaikan badan jembatan diperkirakan memakan waktu dua minggu. Sehingga, Jalan Raya Pitara tidak dapat dilalui untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Untuk itu, dia menyarankan ke warga mencari jalan alternatif seperti warga dari arah Jembatan Serong (Citayam) jika ingin ke perempatan Sandra, Depok dapat melalui Jalan Wadas, Jalan Kali Licin, dan Jalan Raya Pramuka tembus ke Perempatan Mampang.

“Untuk warga dari arah Perumnas Depok Jaya atau Jalan Raya Dewi Sartika dapat melalui Jalan Raya Cagar Alam, Jembatan Jemblongan, kawasan Tanah Departemen Kesehatan terus menuju kawasan Cipayung, katanya. (irw)