RETAK: Pengendara sepeda motor melintasi Jalan Makam Jaran, RT03/04, Kelurahan/Kecamatan Tapos, yang kondisinya saat ini rawan longsor. Foto: Ricky /Radar Depok.

 

RETAK: Pengendara sepeda motor melintasi Jalan Makam Jaran, RT03/04, Kelurahan/Kecamatan Tapos, yang kondisinya saat ini rawan longsor. Foto: Ricky /Radar Depok.

RADAR DEPOK.COM, TAPOS – Jalan Makam Jaran di RT03/04, Kelurahan/Kecamatan Tapos, yang menghubungkan Kelurahan Tapos dengan Kelurahan Cilangkap rawan longsor. Meski berada di sisi Kali Sunter, tetapi jalan tersebut tidak memiliki turap.

Agus, warga RT01/14 Kelurahan Tapos mengatakan, jalan tersebut rawan longsor karena tidak ada turapnya. Padahal lokasinya berada dekat dengan kali. “Di sisi kanan sudah ada yang longsor,” kata Agus yang sedang melintas di jalur tersebut.

Padahal, kata Agus, jalan penghubung tersebut baru dibetonisasi sekitar akhir 2015. Tetapi kini kondisinya sudah retak-retak di beberapa titik, termasuk yang berdampingan dengan kali. “Jalan sudah retak-retak, takut pas mobil lewat langsung longsor,” katanya.

Seharusnya sebelum diajukan betonisasi jalan yang berdampingan dengan kali, lebih dulu dibangun turap, agar tidak khawatir longsor dan apa yang telah dikerjakan sia-sia. “Saat ini sudah banyak dilalui kendaraan, termasuk mobil,” katanya.

Musfota, warga Kampung Banjaran Pucung, Kelurahan Cilangkap, mengatakan, Jalan Makam Jaran menghubungkan dua kelurahan yang menjadi jalur ekonomi dan pendidikan untuk warga. Sehingga, ia berharap agar sebelum terjadi longsor, pemerintah melakukan penurapan.

“Akses ini dibutuhkan dan vital bagi warga. Kalau jalan itu terputus memutarnya jauh,” kata Mustofa. (cky)