Reses DPR-RI Dibubarkan

In Metropolis
RICUH:  Reses Wenny di Musala Nurul Jannah, Kampung Rawa Geni RT04/08 Kelurahan Ratu Jaya, Cipayung ricuh, salah satu warga sedang meredakan suasana. Foto:IST/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM -Reses Anggota DPR Fraksi Golkar, Wenny Haryanto dibubarkan paksa sekelompok orang, Selasa (9/5). Kejadian pembubaran tersebut sebelum Wenny tiba di Musala Nurul Jannah, Kampung Rawa Geni, RT4/8, Kelurahan Ratu Jaya, Cipayung.

Saat kejadian, Wenny tak ada di lokasi. Perempuan yang sebelumnya duduk di Komisi III itu masih dalam perjalanan menuju tempat acara.

Peristiwa berawal ketika salah seorang Tenaga Ahli Wenny, Babai Suhaimi memberikan sambutan kepada warga setempat. Sekitar 20 menit berselang, tiba-tiba datang sekelompok orang masuk ke dalam musala. Salah seorang di antara mereka diketahui bernama Zaenul Abe. Zaenul tercatat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Golkar Kecamatan Cipayung.

“Bubar, bubar,” ujar Zaenul di depan musola. “Ingat, di kampung sini masih ada gua,” lanjut dia.

Kemarahan Zainul makin menjadi-jadi ketika dia masuk ke dalam musala. Tanpa tedeng aling-aling, politikus senior Golkar tersebut berteriak-teriak meminta acara dibubarkan.

Bahkan, dia sempat terlibat adu mulut dengan Babai. “Kalau gak bubar, gua yang bubarin,” tegas Zainul.

Situasi mulai mereda ketika pantia acara melerai Zainul dan membawanya ke luar musala. Seketika, mereka lantas menyudahi acara.

Terkait hal ini, Babai mengaku, syok. Dia mengatakan, persoalan perizinan giat reses sudah rampung alias tak ada masalah. “Kami sudah koordinasi. Pak RT, Pak RW sudah kami hubungi. Bahkan mereka hadir,” ujar dia.

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, itu cukup menyesalkan insiden tadi siang. “Kami menyayangkan aksi premanisme oleh oknum DPD Partai Golkar. Harusnya mereka bisa bicara baik-baik,” jelas dia. m”Apalagi ini kegiatan reses. Bermanfaat buat partai maupun masyarakat,” beber dia.

Dia berharap aksi premanisme seperti ini tak lagi terulang.”Jangan sampai citra partai rusak,” tegas Babai.

Ditanya soal langkah hukum, Babai mangaku masih berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim kuasa hukumnya. “Kami kaji dulu. Untuk sementara kami serahkan ke DPD (Provinsi) dan DPP,” tegasdia.

Menangapi hal itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi A Arafiq menyatakan, tidak tahu menahu tentang reses yang dilakukan Wenny. Pasalnya, pelaksanaan itu tidak ada laporan ke DPD Partai Golkar Kota Depok.

“Padahal, seharusnya dilaporkan secara tertulis, lalu saya juga tidak tahu menahu tentang bang Zainul (melakukan pembubaran),” ungkapnya.

Menurut Farabi, itu sangat wajar Zainul membubarkan giat reses Wenny. “Itu spontanitas dia saja, karena pas kebetulan lewat dan tersinggung. Tapi sudah kami tegur untuk tetap tenang dan prosedural,” tuturnya.

Bahkan, sambung dia, pihaknya pun menyayangkan pantia pelaksana di kegiatan itu yang ikut, tidak paham organisasi. Permasalahan ini karena tidak ada laporan saja ke DPD Partai Golkar, sehingga membuat suasana menjadi keruh. Seharusnya Wenny lapor dan sudah ditegur DPP Partai Golkar karena tidak lapor tahun lalu. “Soal reses juga, eh ini diulang lagi. Surat teguranya sudah ada di DPD Partai Golkar Depok,” ungkapnya.( irw)

You may also read!

ulama ke idris imam

Persatuan Ulama-Habaib Depok Beri Restu Idris-Imam

DEKLARASI : Dihadiri Paslon Nomor Urut 2 dan elit partai Koalisi TAS, Persatuan Ulama dan

Read More...
penghargaan naik tingkat

Sanggar Ayodya Pala : Siswa Ujian Kenaikan Tingkat Raih Penghargaan

RAIH PENGHARGAAN : Sejumlah siswa Sanggar Ayodya Pala yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat mendapatkan

Read More...
jatijajar repot urus administasi

Beredar Foto Spanduk ‘Ganti Lurah Jatijajar’

MUNDUR : Ketua RT dan RW, di lingkup RW2, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mundur serentak

Read More...

Mobile Sliding Menu