RSUD Jamin RSUD Aman dari Ular Liar

In Satelit Depok

RADAR DEPOK.COM, SAWANGAN – Manager on Duty RSUD Kota Depok, Riyanto menanggapi pemberitaan mengenai adanya seorang Petugas Harian Lapangan (PHL) RSUD Kota Depok yang terkena serangan ular Sanca (piton) di lingkungan RSUD Kota Depok.

Menurut Riyanto, hal tersebut tidaklah benar, kepada wartawan dirinya mengklarifikasi, jika korban serangan ular piton tersebut, hanyalah seorang pasien yang datang ke RSUD Kota Depok untuk melakukan perawatan dan penanganan pertama terhadap serangan ular tersebut.

“Saya berani bertanggungjawab, tentang kasus penyerangan ular di RSUD Kota Depok dan yang menjadi korban adalah petugas RSUD Kota Depok, itu tidaklah benar, yang benar adalah korban datang ke rumah sakit untuk perawatan karena diserang ular,” katanya.

Lebih jauh, Riyanto menjelaskan, kejadian penyerangan ular tersebut terjadi di daerah Pasar Rebo, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. “Kalau di lingkungan RSUD Kota Depok, saya jamin untuk sejauh ini masih aman,” katanya.

Terkait pengerjaan pemasangan pagar dibelakang RSUD Kota Depok, Riyanto membenarkannya. Namun, kegiatan tersebut dibawah Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok. “Kalau pengerjaan itu memang benar, tapi pekerja itu masih aman belum terjadi apa apa,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok digegerkan dengan adanya seorang pria Pekerja Harian Lepas (PHL) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok yang menjadi korban dipatok ular Sanca.

Pria yang diketahui bernama, Udang Rahana (40) tersebut, terkena taring ular Sanca sepanjang kurang lebih 4 meter dibagian tangannya. Beruntung, warga sekitar berhasil menangkap ular tersebut dan korban segera dilarikan ke UGD RSUD Kota Depok.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Sawangan, AKBP Sutarjo, korban bernama Udang diketahui sedang melakukan aktifitas pemasangan pagar di belakang RSUD Kota Depok. Korban tidak mengetahui jika dibalik semak-semak terdapat seekor ular Sanca yang sedang mengintainya. Tiba-tiba ular tersebut menyerangnya.

“Korban sedang memasang pagar, tiba-tiba langsung diterkam oleh ular Sanca jenis kembang sepanjang kurang lebih 4 meter. Beruntung luka korban pada tangan tidak terlalu parah, hanya mendapat beberapa luka jahit saja dibagian tangan kanannya. Dan kini pihak rumah sakit menyuruh korban rawat jalan,” ujarnya didampingi Kanit Binmas Polsek Sawangan AKP Mariana, Rabu (17/5) siang.

Warga yang segera membawa ular tersebut sempat membuat geger pengunjung RSUD Kota Depok maupun pasien rumah sakit. Lantaran baru pertama kali terjadi, ada seekor ular besar berkeliaran di lingkungan rumah sakit.

Terakhir, Sutarjo menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati terlebih pasca panca roba, cuaca sering turun hujan, binatang-binatang seperti ular kerap muncul di udara yang lembab. Rumah yang dekat dengan kali dan kebun terutama yang perlu diwaspadai, musim seperti ini biasa banyak bermunculan ular, seperti di Perum Pamulang Elok, Reni Jaya.

“Dalam beberapa bulan belakangan, warga pemukiman telah menangkap tiga ekor ular Sanca kembang yang berasal dari kali di area pemukiman,” tutupnya. (ade)

You may also read!

kepala disdukcapil

Disdukcapil Kota Depok Andalkan G-Form untuk Pelayanan

MUDAH : Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti menunjukkan formulir pendaftaran/hilang akta kelahiran di ruangannya.

Read More...
Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan (kasi ekbang) Kelurahan Sukmajaya, Mimin.

18 RTLH di Kelurahan Sukmajaya Segera Diguyur Bantuan Rp 23 Juta

KesiEkonomi Pembangunan (Kasi Ekbang) Kelurahan Sukmajaya, Mimin.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Sebanyak 18 Rumah Tidak Layak Huni

Read More...
Pjs ke tiga kecamatan

Pjs Walikota Depok Monev Tiga Kecamatan, Ini Hasilnya

  GIAT : Monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan, di aula Kecamatan Tapos, Kamis (22/10). FOTO :

Read More...

Mobile Sliding Menu