DAPAT ILMU BARU: TMMD non fisik di Kelurahan Meruyung menyosialisasikan pembinaaan mental kejuangan (Bintal Dam Jaya) dan penyuluhan kesehatan lingkungan, kemarin. Foto:Dicky/Radar Depok
DAPAT ILMU BARU: TMMD non fisik di Kelurahan Meruyung menyosialisasikan pembinaaan mental kejuangan (Bintal Dam Jaya) dan penyuluhan kesehatan lingkungan, kemarin. Foto:Dicky/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM , MERUYUNG – Kegiatan Non Fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 tahun 2017, disambut baik stakeholder Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, kemarin. Selain membantu infarstruktur, TNI yang dulu dikenal masuk desa ini menyosialisasikan pembinaaan mental kejuangan (Bintal Dam Jaya) dan penyuluhan kesehatan lingkungan.

Ketua LPM Kelurahan Meruyung, Muhtadin Tyas mengaku, puas dengan penyelenggaraan penyuluhan tentang Bintal Dam Jaya, dan penyuluhan kesehatan lingkungan yang dilaksanakan Kodim 0508 Depok dan Dinas Kesehatan Kota Depok.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan penyuluhan bintal dam jaya dan kesehatan lingkungan pada program non fisik TMMD. Setidaknya warga mendapat ilmu baru terkait dua hal tersebut. Kami acungkan dua jempol untuk TMMD tahun ini,” terang Tyas di Aula Kelurahan Meruyung, kemarin.

Sementara, Kapt. ARH Made R perwakilan dari unsur TNI kepada Radar Depok menyebutkan, dalam pemaparan sosialisasi Bintal Dam Jaya menekankan pentingnya memiliki sikap patriotisme kebangsaan dengan cara menghargai budaya asli Indonesia.

Menurutnya, diera globalisasi saat ini penerapan nilai-nilai Pancasila khususnya dalam bidang budaya semakin tergerus pengaruh asing. Sehingga harus mampu mempertahankan budaya dan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari hari. “Nilai-nilai pancasila mesti diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Sedangkan, dari Dinas Kesehatan Depok, Christin mengulas tentang wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan sejumlah penyakit menular lannya yang kerap muncul diwilayah Depok.

“Depok merupakan salah satu wilayah endemik DBD dan Chikungunya untuk itu kita harus waspada dan mengantisipasi dengan meningkatkan penerapan program PHBS,” tandas dia.(dic)