Setahun ASN Dinsos jadi Pemadat

In Metropolis

RADAR DEPOK.COM  Penyidik Satuan Res Narkoba Polresta Depok, masih terus menggali keterangan MSH (34), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Kasat Res Narkoba Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, mengatakan bila dari keterangan sementara tersangka, diketahui bila yang bersangkutan sudah lama mengonsumsi narkoba. Sekitar setahun belakangan ini.

“Tentunya keterangannya masih kami gali lagi. Termasuk motifnya (sampai terjerat narkoba),” ungkap Putu kepada Radar Depok.

Ia menjelaskan, tersangka ditangkap saat akan membeli narkoba, di sebuah kontrakan, RW21, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Senin (8/5), sekitar pukul 20:00 WIB.

Dari tangan tersangka, disita barang bukti, satu bungklus plastik bening yang berisi sabu-sabu dengan berat bruto 0,26 gram. “Kasusnya masih kami kembangkan lagi. Termasuk mencari pemasok narkobanya,” tegas dia.

Kini akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1), UU RI No 34 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya diatas lima tahun penjara.

“Sejumlah saksi juga kami mintai keterangannya,” tegas Putu.

Menimpali hal ini,  Inspektorat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Novarita menyebutkan, Pemkot Depok belum bisa memutuskan hal tersebut. Pasalnya, Pemkot masih menunggu hasil resmi apakah ASN tersebut menjadi tersangka atau hanya butuh direhabilitasi. Namun, ASN yang tertangkap ini sebelumnya memang pernah diberikan surat peringatan karena tidak disiplin.

“Kami belum mengeluarkan keputusan karena masih menunggu hasil resmi dari kepolisian,” ujar Nova kepada Radar Depok, kemarin.

Nova mengatakan, jika ada ASN yang terlibat kasus narkoba dan resmi menjadi tersangka maka secara tegas Pemkot Depok akan langsung memecat ASN tersebut. Pemkot Depok secara tegas memerangi narkoba dan telah bekerjasama dengan BNN Kota Depok soal itu. Bahkan, tidak hanya soal narkoba, berbagai pelatihan lain seperti soal kedisiplinan kerja, spritual dan yang lainnya. Oleh karena itu, pihak Pemkot Depok terus berupaya dalam mencetak ASN yang berkualitas dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami jelas dan tegas memerangi narkoba dan rutin melatih para ASN guna membentuk karakter baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Kania Parwanti menuturkan, belum bisa memberikan keterangan terkait ASN di dinasnya yang terlibat narkotika. Memang semua masih menjadi tugas kepolisian dan menjadi kewenangan dalam memberikan informasi. “Saya belum dapat memberikan info apapun, silahkan tanya ke pihak kepolisian,” tandasnya.(ina/jun)

You may also read!

Dopamine kumpul-kumpul

HWI dan GITA Gelar Acara Temu Kreasi Anak Muda Kota Depok

UNJUK GIGI : Suasana saat para anak muda yang berbakat memperlihatkan karya seni mereka di

Read More...
Semburan air di cipayung

Ketua RT4/6, Cipayung : Kebocoran Air Tanah Sudah Biasa

LALAI : Terlihat sumber air bocor akibat dibor terlalu dalam oleh pengembang dari pengerjaan air

Read More...
Semburan air di cipayung

Dibor 175 Meter, Sumber Air Warga Cipayung Bocor

LALAI : Terlihat sumber air bocor akibat dibor terlalu dalam oleh pengembang dari pengerjaan air

Read More...

Mobile Sliding Menu