BERSTANDAR: Siswa-siswa kelas XII SMKN 2 Depok saat menerima hasil ujian mereka dari pihak sekolah. Foto:Pebri/Radar Depok
BERSTANDAR: Siswa-siswa kelas XII SMKN 2 Depok saat menerima hasil ujian mereka dari pihak sekolah. Foto:Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM , SAWANGAN – Total dari 462 siswa kelas XII dari SMKN 2 Depok yang dinyatakan lulus, 304 siswa diantaranya telah mendapatkan sertifikat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang disahkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan begitu, siswa yang mendapatkan sertifikat yang bisa mereka gunakan sebagai modal dalam memasuki dunia kerja dalam persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin mengatakan, jadi tidak hanya sekedar lulus saja. Tetapi, siswanya juga telah memenuhi standar yang berlaku di negara-negara ASEAN. Sehingga, saat masuk dalam dunia kerja, mereka akan diprioritaskan untuk penerimaannya.

“Bukan hanya sekedar lulus saja, tetapi mereka sudah memiliki standar yang tinggi. Dimana, sertifikat dari BNSP tersebut berlaku di semua negara ASEAN yang menerapkan MEA,” ucapnya kepada Radar Depok.

Tatang menjelaskan, ini adalah tahun pertama SMKN 2 Depok meluluskan siswanya dengan bersertifikat yang disahkan oleh BNSP. Bahkan, SMKN 2 Depok menjadi satu-satunya SMK di Kota Depok yang memiliki sertifikat tersebut. Kedepannya, tidak hanya siswa kelas XII saja yang bisa mendapatkan sertifikat tersebut. “Tetapi, siswa kelas X dan XI juga bisa mendapatkannya, asalkan sudah memenuhi persyaratannya,” terangnya.

Tahun ini, lulusan SMKN 2 Depok ada delapan siswanya yang sudah dipastikan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), dan 100 siswa lebih sudah diterima di dunia kerja. Karena, SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan tersebut, telah menggandeng beberapa perusahaan.

“Tahun ini, nilai UNBK terendahnya, yakni 143,50, dan untuk tertingginya, 354,50. Dan untuk rata-rata keseluruhannya, yakni 229,06,” kataanya. (peb)