SP untuk Pembelajaran

In Politika
KEBERSAMAN: (kiri) Dewan Penasehat DPD Golkar Depok, Amin Fauzi, Ketua DPD Golkar Kota Depok Periode 2016-2021, Farabi Arafiq, Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, Sekretaris DPD PKS Kota Depok, TM. Yusufsyah Putra, usai pelaksanaan Musdalub di kantor DPD Golkar Depok, Rabu (16/11/2016). Foto: Irwan /Radar Depok

RADAR DEPOK.COM  Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Golkar Kota Depok, Mohammad Amin Fauzi, angkat bicara ihwal dibubarkan reses Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Wenny Haryanto, pekan lalu.

Seperti diketahui, justru dari aksi tersebut, DPD Partai Golkar Kota Depok malah melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada Wenny. Dirinya dianggap tidak berkoordinasi saat melakukan reses.

Kata Amin, Wenny sepatutnya mendapat SP. Karena  persoalan (tidak koordinasi saat reses) ini terulang kembali. “SP1 itu buat pembelajaran buat Wenny,” tegas Amin, kepada Radar Depok, Minggu (14/5).

Munculnya permasalahan ini, jelas dia, karena tidk adanya koordinasi atau pemberitahuan saat melaksanakan reses. Amin menilai, Wenny sudah melanggar aturan organisasi dan azaz partai politik.

Lebih lanjut, seyogyanya bila seorang Anggota DPR ingin melaksanakan kegiatan di dapilnya, harus ada laporan dan berkoordinasi dengan pengurus partai di daerah. Karena, program ini sudah diterapkan di semua daerah kepengurusan DPD tingkat kota atau kabupaten.

Para kader dan pengurus Partai Golkar, khususnya Golkar Depoko harus dilibatkan. Sehingga dana yang dikucurkan ke masyarakat melalui anggota DPR ini, terserap dan bisa dipertangungjawabkan kepada partai maupun instasi kelembagaan DPR.

“Uang ratusan juta itu yang dibawa ke reses harus sampai ke masyarakat. Perlu adanya koordinasi dengan kader dan pengurus partai di daerah. Meski pun sudah ada kabar koordinasi dengan pengurus DPD Partai Golkar Depok, tapi  harus tertulis jangan sebatas pesan singkat atau omongan saja,” tandasnya.

Sebelumnya,  menangapi hal itu, Wenny mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan pihak DPD Partai Golkar Kota Depok, prihal pelaksanaan reses di Depok. Namun, koordinasi itu dibatalkan oleh pihak pengurus DPD Golkar Depok dengan menjanjikan akan memberikan waktu yang pas untuk reses.

Tetapi setelah ditunggu, lanjut dia, tidak ada kepastian jadwal reses dari DPD Partai Golkar Kota Depok. “Sudah koordinasi dan dibatalkan. Saya pun tunggu kepastian untuk reses. Karena dikejar-kejar laporan hasil reses di DPR,” ungkap Wenny singkat. (irw)

You may also read!

AGPAII Kota depok berbagi

AGPAII Kota Depok Bagi-bagi Sembako

BERBAGI : AGPAII Kota Depok membagikan paket sembako sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian guru PAI

Read More...
robot dari gunadarma untuk korona

Gunadarma Ciptakan Robovent untuk Pasien Korona

SIMULASI : Yohanes Kurnia, pengajar Robotika Universitas Gunadarma sedang mensimulasikan Robovent di depan wartawan. FOTO

Read More...
gunadarma untuk perangi korona

Sumbangsih Gunadarma untuk Negeri Lawan Pandemi Covid-19

SIMULASI : Pihak Gunadarma sedang menunjukan purwarupa alat bantu pernapasan untuk membantu penanganan pasien Covid-19.

Read More...

Mobile Sliding Menu