HADIAH: Suhyana bersama dengan guru dan kepsek berprestasi di Jawa Barat usai mendapatkan hadiah umrah dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Ist

 

HADIAH: Suhyana bersama dengan guru dan kepsek berprestasi di Jawa Barat usai mendapatkan hadiah umrah dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Ist

RADAR DEPOK.COM, PANCORANMAS – Dengan prestasinya sebagai juara pertama Kepala SD Berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat, dan juara kedua di kategori yang sama di tingkat Nasional, Suhyana mendapatkan hadiah spesial dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, yakni umrah gratis senilai Rp35 juta.

Suhyana yang sekarang menjadi Kepala SDN Depok Jaya 1 mengatakan, tidak hanya dirinya saja yang mendapatkan hadiah tersebut, tetapi ada 19 guru lainnya dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat yang mendapatkan hadiah serupa. Mereka semua adalah para juara pertama dari tingkat TK sampai SMA dan SMK serta Pengawas Sekolah berprestasi.

“Rencananya keberangkatannya akan dilaksanakan pada 15 Mei 2017. Jadi, semua guru yang mendapatkan hadiah tersebut berkumpul di Bandara Soekarno Hatta pada hari tersebut, dan akan menjalankan umrah selama sembilan hari,” ucapnya kepada Radar Depok.

Suhyana menjelaskan, tidak hanya itu saja tetapi dirinya mendapatkan uang katineung Rp10 juta, piagam dan piala. Hadiah tersebut diberikan pada tanggal 1 Mei 2017. Rencananya, untuk keberangkatan umrah tersebut, akan diurus oleh PGRI Jawa Barat. Menurut Suhyana, ini adalah hadiah yang sangat baik untuk dirinya.

“Hadiah yang sangat baik, karena saya belum pernah umrah ataupun pergi ke tanah suci. Jadi, ini adalah sesuatu yang sangat baik dalam hal ibadah saya sebagai muslim,” katanya.

Suhyana menceritakan pengalamannya saat menjadi wakil Jawa Barat di Kepsek SD Berprestasi tingkat nasional pada Agustus 2016. Kala itu, dirinya diperkirakan akan mnejadi juara pertama. Tetapi, sangat disayangkan karena masa kerjanya di SDN Anyelir 1 kala itu, belum memenuhi syarat, yakni belum selama dua tahun. Alhasil, Suhyana pun hanya menduduki posisi juara kedua.

“Sebenarnya tinggal selangkah lagi untuk bisa menjadi juara pertama. Tetapi, saya terbentur masalah adminitrasi yang kurang. Tetapi, dengan menjadi juara kedua adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Karena, berkompetisinya dengan kepsek SD terbaik yang menjadi wakil provinsinya masing-masing,” terangnya. (ade)