DISKUSI: Demi menjaga keutuhan NKRI, Pondok Pesantren Al-Hikam Depok gelar Diskusi Terbuka dengan tema “Aktualiasai Nilai-nilai Pancasila Untuk Generasi Muda”. Foto: Ade /Radar Depok.
DISKUSI: Demi menjaga keutuhan NKRI, Pondok Pesantren Al-Hikam Depok gelar Diskusi Terbuka dengan tema “Aktualiasai Nilai-nilai Pancasila Untuk Generasi Muda”. Foto: Ade /Radar Depok.

Hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, turut dimaknai beberapa masyarakat dengan mengkaji tentang ideologi Pancasila. Hal tersebut dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Hikam Depok.

Laporan: Ade Ridwan Yandwiputra /Radar Depok

 

Sebagai bagian upaya memperkuat dan memperteguh Ideologi Pancasila di tengah terpaan adanya kelompok yang ingin mengganti Ideologi Pancasila, Pondok Pesantren Al-Hikam Depok menggelar Diskusi terbuka dengan tema “Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila Untuk Generasi Muda”.

Pengasuh Ponpes Al-Hikam, Ust. Yusron As-Shidqi mengajak, semua elemen masyarakat tetap menjadikan Pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya, rumusan Pancasila sebagai dasar negara dalam paragraf keempat pembukaan UUD 1945 merupakan rumusan resmi sejak 18 Agustus 1945.

Ia menambahkan, sesuai dengan keputusan muktamar NU yang ke-11 di Banjarmasin tahun 1936, Indonesia sebagai Daarul Islam. Darul Islam yang dimaksud, bukanlah sistem politik ketatanegaraan, tetapi sepenuhnya istilah keagamaan yang lebih tepat diterjemahkan wilayah Islam.

“Perlu digaris bawahi, Pancasila mengakomodir ajaran Islam dan tidak menolak Syariat Islam. Maka, bentuk ideologi apapun yang mengancam Pancasila, harus dilawan secara pemikiran. Jika hari ini ada kelompok yang gencar memperjuangkan khilafah, maka kita tolak dengan tegas,”ujar putra bungsu Almarhum KH. Hasyim Muzadi tersebut.

Dirinya mengajak, agar tetap mempertahankan dan memperteguh Pancasila sebagai dasar negara. Menurutnya, khilafah Islam itu sendiri adalah pemikiran yang keliru dan perlu dibenarkan. Ia menambahkan, Pancasila hadir sebagai wujud negara melindungi agama dan agama menopang negara.

“Diperlukan itikad yang jujur dari pemangku kebijakan dalam merealisasikan nilai-nilai Pancasila pada setiap lini kehidupan berbangsa dan bernegara,”paparnya.

Diskusi terbuka Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila Untuk Generasi Muda tersebut, turut dihadiri  Sofiudin, dosen dan penulis buku “Pusaka Kebangsaan Sinergitas Islam dan Negara”, Idy Muzayyad Ketua Umum MADANI, May K. Sanjaya, Ketua DPC GMNI Kota Depok serta Tampak hadir mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi.

Kegiatan tersebut pun dilanjut dengan buka bersama dengan para pengurus dan santri pondok Pesantren Al-Hikam yang terletak di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. (*)