BUKBER: Para jajaran Forkopimda Kecamatan Sawangan usai melaksanakan buka bersama dan terawih keliling di Masjid Nurul Yaqien, RW07, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan. Foto: Ade /Radar Depok

 

BUKBER: Para jajaran Forkopimda Kecamatan Sawangan usai melaksanakan buka bersama dan terawih keliling di Masjid Nurul Yaqien, RW07, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan. Foto: Ade /Radar Depok

Jajaran Forum Komunikasi (Forkopimda) tingkat Kecamatan Sawangan, adakan kegiatan buka bersama (bukber) dan terawih keliling (tarling) di Masjid Nurul Yaqien, RW07, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan.

Laporan: Ade Ridwan Yandwiputra /Radar Depok

Guna menjalin kedekatan dengan masyarakat dan menjaga situasi tetap kondusif, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kecamatan Sawangan mengadakan kegiatan buka bersama (bukber) dan terawih keliling (tarling) bersama masyarakat.

Di kesempatan tersebut, Camat Sawangan, Zaenudin dalam sambutannya menyampaikan penting toleransi keberagamaan. “Kegiatan buka bersama ini, umat muslim benar-benar dapat menghayati sesungguhnya berpuasa. Selain menyehatkan karena makan yang teratur, juga agar umat muslim menahan hawa nafsunya,” tuturnya, kemarin.

Maka dengan puasa, diharapkan bisa menghilangkan ego diri, untuk merasa paling benar dan berhenti menyalahkan kelompok atau golongan lain yang tidak sepaham. Sebab, menurut Zaenudin, manusia itu di mata Tuhan sebenarnya sama. “Tidak memandang manusia itu punya jabatan atau buruh, kaya ataupun miskin, semua sama,” tuturnya.

Bulan Ramadan, seluruh umat Islam juga diajarkan untuk selalu menjaga diri dari perbuatan yang mengarah pada dosa. Yakni, perbuatan menganiaya diri sendiri maupun perbuatan yang dapat merugikan orang lain.

“Puasa juga mengajarkan umat Islam untuk senantiasa mengasihi satu sama lain. Dimana, dianjurkan untuk menyayangi anak yatim, menyantuni fakir miskin, serta memperbanyak amal baik. Dengan puasa, manusia diharapkan bisa melahirkan manusia kembali pada fitrahnya,” tuturnya.

Ramadan ini menurut Zaenudin, merupakan bulan yang memiliki keistimewaan, dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain. Keistimewaan ini, adalah karunia umat Islam diminta untuk meredam segala keinginan untuk senang-senang, tapi juga diajarkan untuk selalu bersyukur.

Oleh sebab itu, Zaenudin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Bulan Ramadan ini sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal ibadah. Diantaranya, dengan selalu taat melaksanakan salat wajib dan salat sunah tarawih, memperbanyak dzikir baca Al Quran, termasuk ibadah sosial, yakni bersedekah, zakat dan sebagainya.

Sementara salah seorang warga, Rozikin (24) mengaku senang ada bukber dengan para pejabat di Kecamatan Sawangan. Hal ini menunjukkan adanya kepedulian serta mendekatkan hubungan pemerintah dengan masyarakat.

“Karena dengan duduk dan makan bersama masyarkat merasakan kedamaian. Selain ditambah masyarakat bisa menyampaikan unek-uneknya,” katanya. (*)