RADAR DEPOK.COM  Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, tengah diguncang prahara. Pasalnya, ia disinyalir masuk ke dalam pusaran kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes), yang saat ini telah menjerat mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Siti Fadilah Supari.

Karena dalam hal ini, Amien menerima kucuran uang Rp600 juta dari rekening lembaga sosial milik koleganya, Soetrisno Bachir Foundation (SBF).

Atas kasus ini, bagaimana tanggapan para kader PAN di wilayah ? Tentu saja mereka berang. Dan siap membela salah satu pendiri partai berlambang Matahari itu.

Plt Ketua DPW PAN Jawa Barat (Jabar), Hasbullah Rahmat, menegaskan bahwa dana aliran uang ke Amien yang diberikan Soetrisno Bahir, tidak ada keterkaitan dengan kasus korupsi alkes.

Melainkan dana tersebut, tegas dia, merupakan uang pribadi Soetrisno untuk keperluan operasional Amien. Hal tersebut sudah sering dilakukan Soetrisno tiap bulan, untuk memberikan uang ke Amien sebanyak Rp100 juta.

Alasanya, sambung Ketua DPD PAN Depok ini, karena ibundanya Soetrisno mengamanahkan agar membantu Amien Rais.

“Saya pribadi tak terima. Ini kasus Pak Amien terkesan pesanan pihak tertentu. Jika ini menjurus ke kriminalisasi hukum terhadap  Pak Amien, maka kami sebagai kader PAN siap turun ke jalan. Melakukan aksi demonstrasi,” tegas Hasbullah, kepada Radar Depok, kemarin.

Ia pun  menegaskan, DPW PAN Jawa Barat tidak segan-segan untuk memberikan bantuan kepada tokoh reformasi tersebut. Bentuknya, menyediakan 35 pengacara guna mendampingi Amien.

Pasalnya, Amien Rais ini, tegas Hasbullah, tidak ada kaitanya dengan alkes. Aliran dana ke Amien pun karena memang rutin Soetrisno memberikan tiap bulan. “Tentunya menimbulkan reaksi di sejumlah daerah bila Pak Amien Rias dituduh korupsi. Jika kriminalisasi terhadap Pak Amien terus dilakukan, kami DPW PAN Jawa Barat melalui divisi advokasi, siap mempertanyakan ke KPK dan siap mendampingi,” tegas dia.

Terpisah, Sekretaris DPD Pan Kota Depok, Fitri Hariono menyambut baik atas langkah DPW PAN Jawa Barat memberikan bantuan advokasi buat Amien Rais. Ini sebagai langkah baik DPW PAN Jawa Barat membantu seorang pendiri partai ini.

Menurut Fitri, Hakim KPK memangil orang yang bersangkutan untuk diperiksa lebih lanjut, untuk menerangkan persoalan terkait dana aliran Alkes ke Amien Rais.

“Ayahanda sudah mengklarifikasi permasalahannya, beliau belum dinyatakan bersalah,” pungkasnya. (irw/JPG)