RADAR DEPOK.COM – Komisioner KPU Kota Depok Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pengembagan SDM, Nurhadi, mengatakan jika tahapan Pilgub Jabar 2018 akan Juli ini.

Kata dia, langkah pertama yang dilalui ialah tahapan pra pilkada, dengan merekrut calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Kami akan buka pada Agustus hingga September di tahun ini,” kata Nurhadi, kepada Radar Depok, kemarin.

Namun, dalam perekrutan PPK dan PPS dirinya masih menunggu rampungnya pembahasan Peraturan KPU (PKPU) di DPR RI. Sebab, mekanismenya ada di PKPU. “Sekarang ini tengah disusun di DPR RI.  Sedangkan  Juni pembukaan tahapan pemilu di  pusat,” kata dia.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada Depok pada 2014 lalu berjumlah 1,2 juta. Lalu, untuk mendapatkan data DPT untuk pilkada Jawa Barat mendatang, prosesnya sesuai PKPU atau undang-undang yang ada.

Mekanismenya sambung dia, Disdukcapil Kota Depok menyerahkan ke Kementerian Dalam Negeri. Lalu, ke KPU Pusat untuk diserahkan ke KPU Kota Depok.

“Di KPU Depk nanti PPK dan PPS mencoklit data DPT, itu mekanismenya,” bebernya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati, mengatakan pelaksanaan pilkada Jawa Barat 2018 masih mengikuti tahapan yang sudah disusun oleh pihak KPU Jawa Barat, dengan berdasarkan PKPU.

“Belum tahu mekanisme yang baru. Karena belum ada rapat terakhir untu hal itu,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa dana Pilkada Jawa Barat untuk Depok mendapatkan dana Rp25 miliar. Itu pun, sambung dia, draf lama akhir tahun lalu. “Itu untuk satu tahun, tahapanya dari 2017 hingga 2018,” tandasnya. (irw)