RAMADAN: Siswa SMP Harapan Massa menampilkan marawis dalam kegiatan buka puasa bersama yang merupakan bagian dari kegiatan pesantren kilat. Foto: Pebri /Radar Depok
yamaha-nmax
RAMADAN: Siswa SMP Harapan Massa menampilkan marawis dalam kegiatan buka puasa bersama yang merupakan bagian dari kegiatan pesantren kilat. Foto: Pebri /Radar Depok

RADAR DEPOK.COM, BEJI – SMP Harapan Massa (Harmas) yang berlokasi di Jalan Depok Indah 2 Blok G No.15, Kecamatan Beji mengadakan kegiatan buka puasa bersama (bukber). Dimana, kegiatan bukber yang diikuti siswa kelas VII dan VIII serta guru-guru dan perwakilan dari Yayasan Harapan Massa tersebut, sekaligus menjadi acara penutup dalam serangkaian kegiatan pesantren kilat.

Kepala SMP Harmas, Tuti Sumarni mengatakan, dalam kegiatan bukber tersebut, diisi juga dengan penampilan siswa, yakni marawis. Ada juga penampilan siswa yang membacakan ayat suci Al Quran. Serta dalam kegiatan salat Magrib berjamaahnya, yang menjadi muadzinnya adalah siswa juga. Ada juga pemberian santunan di acara bukber tersebut.

“Dalam acara bukber, juga ada siraman rohani, yang disampaikan oleh Ust. H. Abdul Majid,” katanya.

Baca Juga  Predator Seks Beji Garap 15 Anak, Pemerhati Anak :  Pemerintah Harus Komitmen Menanggapi Kasus Ini

Tuti menjelaskan, dengan dengan mengadakan kegiatan bukber bisa menguatkan hubungan baik dengan seluruh lapisan sekolah. Karena, di Bulan Ramadan yang penuh berkah, tentunya bisa dijadikan momen untuk menguatkan silaturahmi. “Bulan Ramadan adalah bulan kebaikan, dengan acara bukber, semua bisa bersama rasakan nikmat Bulan Ramadan,” katanya.

Tuti menjelaskan, pesantren kilat diadakan selama tiga hari tersebut, pesertanya adalah siswa kelas VII dan kelas VIII. Untuk kegiatan sanlatnya diadakan secara terpisah untuk siswa putra dan putri. Untuk hari pertama, dikhususkan untuk siswa putri. Dan untuk hari kedua, dikhususkan untuk siswa putra. Jadi, kegiatan dan pemateriannya juga dipisahkan, dengan mengundang pemateri dari luar lingkungan sekolah.

Baca Juga  PKS Optimis Ulang Kemenangan

“Sesuai dengan kegiatannya yang berkaitan dengan keagamaan, maka siswa putra dan putri dipisahkan harinya,” ucapnya.

Tuti menjelaskan, kegiatan pesantren kilat memang menjadi kegiatan rutin tiap tahunnya. Dimana, tujuannya untuk menguatkan akhlak dan lebih menguatkan pemahaman Al Quran-nya. Jadi, di momen yang baik, yakni Bulan Ramadan lebih menguatkan nilai-nilai Islam di dalam diri siswa.

“Siswa harus mendapatkan asupan ilmu agama yang cukup, sebagai bekal mereka dalam menjalani kehidupan,” katanya. (peb)