PENGUSAHA: Peserta Program PKW bidang tata kecantikan rambut di LKP Widia berfoto bersama. Foto : Pebri/Radar Depok
PENGUSAHA: Peserta Program PKW bidang tata kecantikan rambut di LKP Widia berfoto bersama. Foto : Pebri/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM, BEJI – Sebanyak 30 orang dari sekitaran Kecamatan Beji, berkumpul di LKP Widia yang berlokasi di Jalan Urea 1, Blok I, No.16, Kavling Kujang, Kecamatan Beji. Orang-orang tersebut, sedang menjalani ujian lokal. Sebelumnya, 30 orang tersebut telah mendapatkan pelatihan dari Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang tata kecantikan rambut di LKP Widia.

Pemilik LKP Widia, Ketut Sri Utami mengatakan pelatihan yang diadakan tiga bulan tersebut tidak hanya pelatihan tata kecantikan rambut saja, tetapi peserta juga diberikan materi cara mengenakan kerudung dan sanggul. Program PKW tersebut, merupakan program yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Pesertanya pelatihan, berusia kisaran 18 – 40 tahun. Pelatihan yang mereka dapatkan, yakni selama 200 jam atau sekitar 3 bulan,” ucapnya kepada Radar Depok.

Utami menuturkan, pelatihan yang diberikan ke peserta tidak hanya sekedar bisa menata rambut saja, tetapi juga diajarkan bagaimana berwirausaha. Jadi, usai menjalani pelatihan peserta akan diberikan modal untuk menjalankan usaha, diantaranya diberikan tempat untuk berwirausaha, perlengkapan dasar untuk jenis usaha yang dijalankannya.

“Pesertanya dibagi menjadi beberapa kelompok. Setelah itu, tiap kelompoknya diberikan sarana dan prasarana untuk menjadi pelaku wirausaha,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid PAUD dan Pendidikan Masyarakat di Dinas Pendidikan Kota Depok, Tatik Wijayati mengatakan, dengan adanya pelatihan yang berkelanjutan sampai dengan pembekalan menjadi pelaku wirausaha, adalah sebuah nilai positif. Peserta, akan mengelola usaha tersebut, sampai nantinya bisa jadi penghasilan mereka kedepannya.

“Regenerasi seorang pengusaha sangat diperlukan. Ini jadi membentuk kader baru, dan membantu perekonomian masyarakat menjadi lebih baik,” jelasnya. (peb)