SUSULAN: Kepala yayasan, kepala madrasah, guru, dan petugas puskesmas berfoto usai imunisasi MR. Foto : Indah/Radar Depok
SUSULAN: Kepala yayasan, kepala madrasah, guru, dan petugas puskesmas berfoto usai imunisasi MR. Foto : Indah/Radar Depok

Tidak hanya siswa SD yang melakukan imunisasi Measles dan Rubella (MR). Namun, siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) pun turut serta dalam pelaksanaan imunisasi guna mencegah penyakit campak dan rubella.

Laporan : Indah Dwi Kartika/Radar Depok

Beberapa hari lalu, MTs Al Husna telah melakukan imunisasi MR. Masih tersisa 35 siswa yang belum melakukan imunisasi dikarenakan sakit, dan ada siswa pasca-operasi yang tidak masuk sekolah.

“Ada anak yang tidak layak disuntik tapi tetap memaksa, itu tidak boleh. Sekitar 30 siswa tidak ikut suntik,” kata guru Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MTs Al Husna, Maryam saat ditemui di kantornya Jalan Komjen Pol. M. Jasin, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Setiap siswa yang belum divaksin harus segera melakukan imunisasi. Karena imunisasi MR untuk anak usia sekolah sampai periode 31 Agustus 2017.

Maryam selaku guru UKS MTs Al Husna telah melaksanakan tugas untuk mengantar 35 siswa yang belum divaksin ke puskesmas.

“Kamis minggu lalu 30 siswa. Alhamdulillah hari ini (kemarin, red) lima siswa terakhir suntik susulan di puskesmas. Kami selesaikan sekarang karena besok-besok sudah puasa. Jadi minggu ini terakhir. September itu sudah untuk balita di posyandu,” katanya.

Maryam mengaku senang karena semua pihak bekerja sama dengan baik. Kepala madrasah, guru, petugas puskesmas hingga siswa semua tertib.

“Petugas puskesmasnya senang, karena siswa mudah diatur. Gurunya juga saling kerja sama membantu, jadi tertib semua,” ujarnya. (*)