PERBAIKI SARPRAS: Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan Kota Depok, Sariyo Sabani (keempat dari kanan) bersama Tim Takola saat bimtek di UPT Pendidikan Kecamatan Cilodong. Foto : Indah/Radar Depok
PERBAIKI SARPRAS: Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan Kota Depok, Sariyo Sabani (keempat dari kanan) bersama Tim Takola saat bimtek di UPT Pendidikan Kecamatan Cilodong. Foto : Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok  giat mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah di Depok untuk segera melakukan pencatatan data sarpras milik sekolah secara online.

Sebab kurang dari lima hari akan segera ditentukan sekolah mana saja yang mendapat dana bantuan langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sampai saat ini Disdik sudah mengantongi 63 SD yang masuk sistem online takola.

“Masih ada beberapa hari lagi, mudah-mudahan bertambah,” kata Kepala Bidang Sarpras, Sariyo Sabani kepada Radar Depok, kemarin.

Sariyo berharap dana bantuan dari Kemendikbud dapat membantu lebih dari 50 SD di Kota Depok untuk memperbaiki kondisi sarpras. Namun yang perlu diingat bahwa, sekolah yang sudah mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian tidak boleh mendapat dana takola.

“Kami belum tahu sekolah swasta atau negeri yang sudah memasukkan data sarpras ke online. Sekolah yang sudah dapat DAK akan dicoret dari list, nanti akan diberikan ke sekolah yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Sampai kini belum ada tim verifikasi dari Kemendikbud yang melakukan pengecekkan ke sekolah-sekolah di Depok. Setelah tim verifikasi mengecek, nantinya akan diumumkan sekolah mana saja yang mendapat dana bantuan langsung.

“Tim verifikasi kementerian bukan hanya melayani Kota Depok. Jadi harus sabar. Setiap sekolah akan didatangi tim verifikasi untuk mengecek kebenaran data dan fakta di lapangan, apakah sekolah tersebut cocok untuk mendapat dana bantuan. Jika lancar, September sudah mulai pengerjaan,” kata Sariyo. (ind)