BERKUNJUNG: Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok saat menengok sastrawan Hamsad Rangkuti yang terbaring sakit di RSUD Kota Depok, Minggu (27/8). Foto : Irwan/Radar Depok
BERKUNJUNG: Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok saat menengok sastrawan Hamsad Rangkuti yang terbaring sakit di RSUD Kota Depok, Minggu (27/8). Foto : Irwan/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM Jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok menengok sastrawan Hamsad Rangkuti, yang tengah terbaring sakit di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Minggu (27/8). Rombongab dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo.

Istri Hamsad, Windasari merasa haru atas kepedulian Fraksi PDI Perjuangan kepada suaminya. “Kami berterimakasih sekali atas kunjungan ini. Kami minta doanya agar bapak segera sembuh,” ujar Windasari.

Hamsad dirawat di ruang Elang, kelas dua RSUD Depok dengan  menggunakan jaminan BPJS Mandiri Kelas 1. Windasari mengatakan bahwa  suaminya mengalami penurunan kesehatan sejak perlakuan Pemerintah Kota Depok yang sewenang-wenang membangun terminal yang dipenuhi sampah.

“Bapak mengalami stres sejak pemkot membangun terminal. Jadi banyak sampah, tidak lagi produktif bekerja. Rumah kami dipenuhi bau tak sedap, penuh belatung dan kecoa. Sejak itulah bapak sakit,” ungkap dia.

Sehinga, sambung dia, rumah di kawasan terminal itu dikosongkan untuk dijual. Tapi tidak laku, karena keberadan terminal yang banyak sampah. “Kekeliruan pembangunan terminal, kan pemkot yang melakukan. Kami sempat mengajukan protes tapi tidak dihiraukan,” bebernya.

Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi soal keberadaan terminal terpadu milik Pemkot Depok  dan akan melakukan advokasi.

“Dengan kejadian ini sangat jelas kerugian yang didapatkan oleh pihak keluarga Pak Hamsad,” tegas pria yang sering disapa HTA itu.

Untuk itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok itu menegaskan, bila Pemkot Depok harus berani menyampaikan penjelasan soal rencana pembangunan terminal itu. Jika terbukti ada kesalahan, mesti berani meminta maaf.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Hermanto menyatakan Pemkot Depok harus bisa memberikan penjelasan tentang lahan terminal. Mana yang digunakan untuk tempat pembuangan sampah (TPS) di area terminal.

“Sehingga, warga tidak buang sembarangan,” kata Ketua Komisi B itu. (irw)